Home Hukum dan Kriminal Satu Wartawan Tewas Dalam Baku Tembak Bom Thamrin

Satu Wartawan Tewas Dalam Baku Tembak Bom Thamrin

Jakarta, 14/1 (BeritaJateng.net) – Seorang korban tembak yang diduga wartawan dikatakan ikut memaksa masuk ke dalam Gedung Jakarta Theater bersama polisi yang hendak melakukan pengamanan setelah terjadinya ledakan di kedai kopi Starbucks kawasan Sarinah Jakarta Pusat sekitar pukul 10.35 WIB.

Saksi mata dari seorang karyawan Gedung Jaya Taufik Rusyan mengatakan korban yang diduga wartawan ikut masuk bersama polisi di saat warga lain yang berlindung menjauh dari arah tembakan.

Taufik menduga korban tersebut merupakan wartawan karena memakai id pers dan membawa “handycam”.

“Polisi udah mencegat masuk, tapi dia tetep maksa,” kata Taufik.

Sementara itu, salah satu korban yang dikabarkan meninggal tertembak bukanlah jurnalis Kompas TV. Konfirmasi itu diperoleh dari Pemred Kompas TV, Rosianna Silalahi dalam akunTwitter miliknya, @Rosianna766HI.

“Ikut berduka atas korban tak berdosa dlm insiden bom hari ini. Namun foto korban tertembak itu bukan jurnalis @kompastv.”

Sebelumnya, seorang saksi mata Konsultan Gedung Mitra Jaya Ruli Gustama yang sedang berada di Gedung Pertamina untuk rapat menyebutkan salah satu korban meninggal tertembak adalah jurnalis Kompas.

“Terorisnya muncul lalu menembaki Starbucks menggunakan pistol FN, jalan kaki. Anak Kompas ada satu yang meninggal,” kata Ruli saat kejadian baku tembak sedang berlangsung. (Bj/ant)