Home Ekbis Satpol PP Tindak Tegas PKL Mremo Naikkan Harga Saat Lebaran

Satpol PP Tindak Tegas PKL Mremo Naikkan Harga Saat Lebaran

342
Satpol PP Semarang Terus Tertibkan PKL Bandel di Simpanglima

Semarang, 10/6 (BeritaJateng.net) – Satpol PP Kota Semarang akan memberikan sanksi tegas kepada para pedagang kaki lima (PKL) makanan yang berjualan di kawasan Kuliner Simpanglima jika mematok harga di atas kewajaran selama libur Lebaran ini.

Pantauan wartawan, sebagian besar PKL memang menaikkan harga makanan maupun minumannya selama momen Lebaran.

Bahkan, beberapa lapak telah memberikan pengunguman yang ditempel di menunya maupun di gerobak masing-masing.

Rata-rata para pedagang menaikkan harga sejak H-4 hingga nanti H+15 lebaran 2019. Adapun kenaikannya bervariasi mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 5.000.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, mengatakan, pihaknya tak segan untuk mencabut izin dagang jika mendapati PKL menaikkan harga di atas kewajaran.

Petugas Satpol pun sudah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sepanjang kawasan kuliner Simpanglima dan akan terus melakukan pengecekan terkait hal itu.

“Sejauh ini harga di warung PKL, kami anggap normal. Apabila mremo (mematok harga tak wajar), kami berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan akan beri sanksi untuk pencabutan izin,” tandasnya.

Seorang PKL Simpanglima, Cak Aji, mengatakan, pihaknya memang menaikkan harga makanan dan minuman selama Lebaran.

Kenaikan harga tersebut pun bukan tanpa alasan dan bukan semata-mata memanfaatkan peluang saat momen lebaran.

Kenaikan harga dipengaruhi oleh kenaikan bahan pokok di pasaran saat Lebaran.

“Momen lebaran sekarang tidak seperti dulu-dulu, mremo. Sekarang kami hanya menaikan sesuai kondisi pasar. Bahan pokok naik, makanan ikut naik,” tutur Aji.

Pengecekan rutin dari Satpol PP, menurutnya, juga menjadi kontrol bagi pedagang.

Dia memastikan para pedagang tidak akan menaikkan harga diatas kewajaran. Sebab, hal ini telah dibahas dengan ketua paguyuban. (El)