Satpol PP Tertibkan Puluhan PKL Eks-Pedagang Johar Di Jalan Beteng

Satpol PP Tertibkan Puluhan PKL Eks-Pedagang Johar Di Jalan Beteng
            Semarang, 13/6 (BeritaJateng.net) – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Semarang menertibkan puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang merupakan pedagang eks-Pasar Johar yang pindah dari tempat relokasi sementara.
            “Sedianya, penertiban ini kami lakukan pada Kamis (8/6) lalu, namun ada miskomunikasi sehingga sempat tertunda,” kata Kepala Satpol PP Kota Semarang Endro P Martanto di Semarang, Senin.
             Dari koordinasi ulang dengan Dinas Perdagangan, kata dia, penertiban lapak-lapak pedagang yang semula menempati Lapak Sementara Pasar Johar itu akhirnya dilakukan pada Senin kemarin.
              Awalnya, sejumlah pedagang sempat menolak ketika satpol PP datang, tetapi akhirnya mereka pasrah lapaknya dibongkar karena mendirikannya di titik larangan berjualan di Jalan Beteng.
              “Sesuai rencana dengan Dinas Perdagangan, kami tertibkan PKL. Semua lapak yang ada di Jalan Benteng kami bongkar. Kami minta mereka kembali ke Lapak Sementara Pasar Johar,” tegasnya.
               Di samping berdiri di titik larangan berjualan, menurut dia, Jalan Beteng merupakan kawasan padat lalu lintas sehingga keberadaan lapak-lapak PKL itu jelas menganggu pengguna jalan.
               Endro menjelaskan sebenarnya lapak-lapak PKL itu merupakan pedagang dari tempat relokasi Pasar Johar, tetapi kemudian keluar dan menyebar di berbagai titik, salah satunya di Jalan Beteng.
              “Mereka sebenarnya sudah diarahkan oleh Dinas Perdagangan untuk kembali ke tempat relokasi di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah. Semuanya, termasuk di Jalan Beteng sekitar 31 lapak,” katanya.
              Selain di Jalan Beteng, kata dia, pedagang-pedagang eks-Pasar Johar juga menyebar ke berbagai titik lain, seperti Jalan KH Agus Salim dan Jalan Pedamaran yang nanti menyusul ditertibkan.
            “Lapak kami bongkar. Sebagian barang dagangan ada yang kami sita sebagai barang bukti. Selanjutnya, kami lakukan pengawasan agar para PKL itu tidak kembali berjualan di sini,” katanya.
            Sementara itu, Sulistyo, salah satu pedagang meminta agar penertiban dilakukan setelah Lebaran, sebab dirinya berharap bisa mengais rezeki sampai Lebaran yang dimungkinkan ramai.
                 “Ya, tetapi bagaimana lagi, (permintaan, red.) kami tidak ditanggapi dan tetap ditertibkan. Padahal, beberapa hari lagi Lebaran. Kalau mau Lebaran kan biasanya ramai,” katanya.
              Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto menjelaskan PKL yang menyebar itu merupakan pindahan dari tempat relokasi Pasar Johar, tetapi ada juga pedagang yang baru.
             “Kami sudah minta mereka masuk ke Lapak Sementara Pasar Johar karena masih ada sekitar 500 kios dan lapak yang kosong, yakni di Blok E dan F,” katanya. (El)

Tulis Komentar Pertama

TINGGALKAN TANGGAPAN