Home Hukum dan Kriminal Satpol PP Sita Ratusan Botol Miras

Satpol PP Sita Ratusan Botol Miras

image
Kepala Satpol PP saat menunjukkan hasil razia miras (BJ/DK)

Kendal, 21/11 (Beritajateng.net) – Sebanyak 499 botol minuman keras (miras) berbagai jenis dan merk disita dari tiga lokasi di Kabupaten Kendal pada razia yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada Jumat (21/11). Ketiga lokasi tersebut diantaranya Kendal Permai Kecamatan Kendal Kota, dan dua toko sembako di Kecamatan Pegandon.

Razia dilakukan untuk melakukan penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2014 tentang minuman keras.Usai melaksanakan razia, Kepala Satpol PP Kabupaten Kendal, Toni Ari Wibowo menuturkan pihaknya hanya mengikuti amanat Perda. Berdasarkan Perda tersebut tercantum batas maksimal kadar alkohol yang boleh diperjual belikan. Sehingga semua pedagang yang menjual miras melebihi batas kadar akan ditindak.

“Batas kadar maksimal berdasarkan Perda miras nol persen. Maka, semua pedagang minuman yang mengandung alkohol akan kami minta membuat surat pernyataan untuk tidak menjualnya lagi. Jika melanggar maka akan kami berikan sanksi berupa tindak pidana ringan. Sedangkan barang bukti langsung kami sita dan segera kami musnahkan,” ujarnya.

Selain mengamankan ratusan botol miras, Satpol PP juga menyita puluhan miras oplosan dari sebuah warung di Kendal Permai. Miras oplosan yang tidak berwarna namun berbau menyengat ini dijual paketan dengan menggunakan pembungkus plastik.“Miras oplosan ini sudah lama kami intai. Dari razia ini kami dapat mengamankan 36 paket oplosan dengan berbagai macam ukuran. Beberapa diantaranya berisi 200 mililiter dan 500 mililiter,” lanjut Toni.

Untuk memberantas peredaran miras di Kabupaten Kendal, Toni mengaku akan mengintensifkan razia di sejumlah titik yang diduga menjadi pusat penjualan minuman haram ini. Bahkan ia mengaku bekerja sama dengan elemen masyarakat yang tergabung dalam Kader Siaga Tramtib, guna menambah tim pemantau dilapangan.

“Dari hasil kerjasama tersebut kami sudah menemukan gudang miras yang cukup besar di Kabupaten Kendal. Namun hingga saat ini kami masih melakukan penyelidikan agar dapat mendapatkan hasil yang besar. Terutama ketika ‘dropping’ dilakukan digudang tersebut,” pungkasnya. (DK/pj)

Advertisements