Home Hukum dan Kriminal Satpol PP Bongkar 240 Lapak PKL Tlogosari

Satpol PP Bongkar 240 Lapak PKL Tlogosari

236
0
Satpol PP tertibkan 240 lapak PKL yang berada disepanjang bantaran sungai Tlogosari Semarang.

Semarang, 21/3 (BeritaJateng.net) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang bekerjasama dengan Persatuan Persatuan Pedagang dan Jasa (PPJ) unit Tlogosari menertibkan 240 lapak kios PKL di sepanjang bantaran sungai Tlogosari, Senin (21/3).

“Penertiban PKL dilakukan sebagai upaya percepatan peningkatan pembangunan jalan Tlogosari raya sekaligus dalam rangka menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat agar PKL Tlogosari segera menempati lokasi relokasi yang telah disediakan oleh pemkot Semarang di Shelter PKL Taman Suryokusumo,” ujar Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir.

Menurut Kusnandir, selain mengganggu kenyaman masyarakat karena mempergunakan bantaran sungai sebagai lokasi jualan, terlebih sangat mengganggu estetika sungai Tlogosari bahkan selama ini PKL Tlogosari juga melanggar Perda 11 tahun 2000 tentang pengaturan PKL.

Sebelum pembongkaran lapak, lanjut Kusnandir, pihaknya telah melakukan upaya sosialisasi dan pemberian surat peringatan kepada pedagang.

“Sebenarnya, yang paling berat bukan saat pembongkaran lapak PKL namun justru pasca pembongkaran PKL hari Senin ini. Tugas Satpol nantinya memperketat monitoring agar pedagang tidak kembali berjualan dibantaran sungai. Oleh karena itu pasca pengosongan Satpol akan melakukan patroli dan pengawasan agar Tlogosari raya kondusif dan tidak ada yg iri di antara para PKL,” imbuhnya.

Dalam penertiban sempat terjadi adu mulut dengan pedagang PKL penjual Soto diatas jembatan ke empat Tlogosali, dan Satpol langsung ambil tindakan dengan menertibkan lapak kiosnya.

Satpol PP bekerjasama dengan PPJ unit Tlogosari membongkar 240 lapak PKL disepanjang bantaran sungai Tlogosari.
Satpol PP bekerjasama dengan PPJ unit Tlogosari membongkar 240 lapak PKL disepanjang bantaran sungai Tlogosari.

Sementara itu, Ketua Persatuan Pedagang dan Jasa (PPJ) unit Tlogosari Bambang Sardjoko menyatakan terimakasih karena pembongkaran lapak dibantu baik sejak sosialisasi hingga pembongkaran serta diberi tempat permanen yang tidak mengganggu fasilitas umum. “Pembongkaran lapak sudah disosialisasikan, sudah ada kesepakatan dengan pedagang kreatif lapangan (PKL) disini sehingga hari ini 240 PKL di tertibkan dan dipindah ke shelter Taman Suryokusumo,” katanya.

PPJ memastikan pedagang PKL tak kembali lagi berjualan di bantaran sungai Tlogosari raya. Sanksinya jika terbukti melanggar, menurut Bambang, pedagang PKL akan dikeluarkan dari organisasi PPJ Unit Tlogosari. “Sepanjang masuk dalam organisasi PPJ maka harus mengikuti peraturan PPJ unit Tlogosari dan pemerintah, karena PPJ ini kan memang bertujuan untuk membantu pemerintah mengawasi dan menata dibidang PKL,” imbuh Bambang.

Pada saat yang sama, Satpol pp juga menertibkan beberapa PKL di jalan Arteri Fatmawati. Meski sempat terjadi kisruh antara PKL dan Satpol PP namun PKL Fatmawati yang rata-rata merupakan pedagang yang menutup pedestrian dan tambal ban berhasil dibongkar.
(Bj05)