Home Hukum dan Kriminal Satlantas Polres Tilang 321 Pelanggar

Satlantas Polres Tilang 321 Pelanggar

satlantas tilang pelanggar
satlantas tilang pelanggar
satlantas tilang pelanggar
satlantas tilang pelanggar

Kudus, 28/11 (BeritaJateng.Net) – Satuan Lalu Lintas Polres Kudus, Jawa Tengah, menilang sebanyak 321 pelanggar selama menggelar Operasi Zebra Candi yang berlangsung sejak 26 November 2014.

“Pelanggaran tersebut didominasi pengendara sepeda motor, diikuti roda empat,” kata Kapolres Kudus AKBP Bambang Murdoko di Kudus, Jumat (28/11).

Adapun jenis pelanggaran yang paling sering terjadi, yakni tidak menyalakan lampu utama pada siang hari, tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor, seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) maupun surat izin mengemudi (SIM).

Dari ratusan pelanggar tersebut, kata dia, untuk operasi hari pertama berhasil menindak 100 pelanggar, kemudian hari kedua 114 pelanggar dan hari ketiga 107 pelanggar.

Selama tiga hari menggelar operasi zebra candi tersebut, kata dia, jumlah teguran yang disampaikan sebanyak 223 teguran.

Dari jumlah itu, kata dia, teguran tertulis sebanyak 45 teguran dan teguran secara lisan sebanyak 178 teguran.

Operasi tertib berlalu lintas tersebut, lanjut dia, digelar mulai 26 November hingga 9 Desember 2014.

“Setiap hari dua kali operasi, yakni pagi dan sore dengan tempat yang berbeda-beda,” ujarnya.

Adapun jumlah kasus kecelakaan yang terjadi selama operasi, tercatat hanya satu kasus laka yang mengakibatkan kerugian material Rp3 juta.

Dalam melakukan Operasi Zebra Candi terdapat antara 25–30 personel kepolisian.

Untuk meningkatkan kepatuhan pengendara di Kudus, selain melalui operasi tertib lalu lintas juga ditempuh lewat sosialisasi.

Beberapa waktu lalu, Polres Kudus juga melibatkan Badan Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) dalam mengampanyekan tertib berlalu lintas, guna menekan angka kecelakaan di daerah setempat.

Keterlibatan Babinkamtibmas tersebut diharapkan bisa menyadarkan masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas karena demi keselamatan pribadi maupun orang lain.

Hal itu bertujuan untuk menekan angka kecelakaan di Kabupaten Kudus, terutama dari kalangan pelajar. (ant/pri)