Home Headline Satgas TMMD Bagikan Cara Ampuh Basmi Babi Hutan

Satgas TMMD Bagikan Cara Ampuh Basmi Babi Hutan

346
0
Satgas TMMD Bagikan Cara Ampuh Basmi Babi Hutan
      Purbalingga, 13/4 (BeritaJateng.net) – Babi hutan menjadi hama yang meresahkan bagi para petani di perkebunan, terlebih lokasi perkebunan yang berada di lereng pegunungan. Babi hutan menjadi ancaman paling serius bagi budidaya pertanian seperti jagung, semangka, melon ataupun sayuran.
      “Para petani di sini kerap gagal panen akibat serang babi hutan di areal perkebunan di desa mereka,” ungkap Serka Widyo saat dijumpai di lokasi TMMD Reguler 101, Jum’at (13/4).
       Di lokasi TMMD saat ini, lanjutnya banyak warga yang menanam jagung di samping tanaman kopi, albasia dan kapulaga. Tidak jarang warga yang mengalami gagal panen akibat jagung mereka diserang hama tersebut.
        “Menerima laporan seperti ini, saya pun langsung mengajak para petani Desa Karangjambu untuk berburu hama babi hutan menggunakan senapan angin,” ujarnya.
       Pencarian mereka pun membuahkan hasil, Serka Widyo dan warga desa mendapatkan satu ekor babi dengan bidikan tepat mengenai kepala babi. Ia menegaskan di perkebunan tersebut memang banyak di temui babi hutan.
        “Melihat banyaknya babi hutan yang masih berkeliaran, apalagi sampai mengganggu aktivitas warga, saya berinisiatif memberikan tips ampuh membasmi babi yang saya dapatkan saat membaca artikel,” ungkapnya.
        Langkah pertama, jelasnya yakni mengindentifikasi jenis tanaman yang diserang oleh babi. Bila areal perkebunan jagung maka yang diamati dengan seksama adalah bagian tanaman yang dimakannya pengamatan dilakukan selama sembilan hari berturut-turut.
         Langkah kedua, menyediakan bagian makanan yang dimakannya tersebut sebagai umpan. Dalam tahap ini, jumlah makanan yang disediakan terus-menerus ditingkatkan sampai bersisa, sehingga semakin banyak babi yang akan datang untuk mendapatkan makanan di lokasi itu.
       “Pemberian jumlah pakan yang bersisa dilakukan selama tiga hari berturut-turut untuk memastikan kawanan babi terbiasa datang kelokasi pancingan,” imbuhnya.
       Langkah selanjutnya, di hari terakhir atau hari ke-9, siapkan pakan dalam jumlah banyak yang sudah diberi racun dan sudah tersedia pada pukul 16.00 WIB karena kawanan babi akan muncul menjelang malam.
       “Inilah cara yang sudah dipraktikkan dan ampuh untuk membunuh hingga ribuan hama babi, namun salah satu yang masih menjadi kendala pengembangan budidaya jagung adalah serangan hama babi, memakan batang tanaman sejak jagung ditanam, jagung mulai berbuah bahkan sampai jagung sudah tua dan kering pun masih diserang,” jelas  Widyo. (yit/El)