Home News Update Sang Ayah yang Mengantar Serda Ando Naik Hercules C-130

Sang Ayah yang Mengantar Serda Ando Naik Hercules C-130

image

Banyumas, 2/7 (BeritaJateng.net)  – Kabar duka atas musibah jatuhnya pesawat Hercules C-130 milik TNI Angkatan Udara di Medan, Sumatera Utara juga dirasakan warga Banyumas. Salah satu korban, Serda Ando Dandi Prastowo (23)  merupakan warga Desa Pasiraman Lor, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas.

Kabar duka tersebut sudah sampai kepada kerabat korban di Desa Pasiraman. Pihak keluarga pun sudah mempersiapkan penyambutan jenazah korban. Keluarga Serda Ando sebenarnya sudah lama tinggal di Medan. Ayahnya, Serka Rudi Purwono sudah lama bertugas di Lanud Suwondo, Medan, sehingga semua keluarganya ikut pindah ke Medan.

“Saya mendengar berita duka tersebut dari Rudi (ayah korban) anak saya, katanya cucu saya, Ando salah satu penumpang di pesawat yang jatuh itu,” tutur nenek korban,Marhati (65), Kamis (2/7).

Serda Ando merupakan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Serka rudi dan Riyesa Rahmawati. Ayahnya merupakan anggota TNI AU dan sejak kecil, Ando sudah bercita-cita menjadi TNI seperti ayahnya.

Adik dari ibu korban, Asih Indriyati menuturkan, ia mendapat kabar dari keluarga di Medan, kalau Ando akan dimakamkan di Pasiraman, sebab semua kerabat ada di Banyumas. “Di Medan mereka hanya tinggal sementara, karena memang tugasnya di sana. Tetapi semua kerabat ada di sini, jadi jenasah Ando akan dimakamkan di sini, karena setelah ayahnya pensiun nanti, juga akan kembali ke sini,” tutur Asih.

Asih menceritakan, sebelumnya Ando yang bertugas di Natuna baru cuti selama satu bulan, sehingga ia pulang ke rumah ayahnya di Medan. Pada hari naas jatuhnya pesawat tersebut, waktu cuti Ando sudah habis, sehingga ia harus kembali ke Natuna. Ando bahkan diantar sendiri oleh sang ayah ke pesawat Hercules C-130 tersebut.

“Ayahnya sendiri yang mengantar Ando naik pesawat tersebut, karena waktu cuti Ando sudah habis, sehingga ia harus kembali ke Natuna,” kata Asih.

Saat ini, keluarga masih menunggu kedatangan jenazah Ando yang akan diterbangkan melalui Yogyakarta. Menurut nenek korban, ia sudah mendapat kabar dari Medan, kalau jenazah Ando sudah teridentifikasi karena kondisinya masih utuh dan tidak terbakar. (BJ33)

Advertisements