Home Lintas Jateng Sambut Tahun Baru Hijriyah Mahasiswa Undip Lakukan Pawai dan Gerakan Subuh Berjamaah

Sambut Tahun Baru Hijriyah Mahasiswa Undip Lakukan Pawai dan Gerakan Subuh Berjamaah

IMG_20151013_160919

Semarang, 13/10 (BeritaJateng.net) –¬†Dalam rangka menyambut tahun baru 1 Muharram 1437 H, mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang tergabung dalam UKM Rohis bersama-sama melakukan pawai. Ada dari organisasi mahasiswa KAMMI, HMI, Pondok Pesantren-Pondok Pesantren juga ikut serta dalam acara tersebut. Begitupun warga Tembalang. Semua peserta berkumpul di Masjid Kampus Undip, Selasa (13/10) sore.

Tema besar kegiatan menyambut tahun baru hijriyah dan launching gerakan subuh berjamaah tersebut merupakan inisiatif dari Forum Silaturahmi, Lembaga Dakwah Kampus dan Puskomnas.

Menurut ketua panitia, M. Matin Al Hafidz, pawai dilakukan untuk menyambut tahun baru hijriyah. Dengan berjalan konvoi dari Masjid Kampus mengitari daerah tembalang menggunakan bendera serta bagi-bagi pimflet yang isinya informasi untuk gerakan subuh berjamaah.

Setelah selesai kegiatan pawai dan berjalan konvoi, ba’da sholat Isya juga dilanjutkan dengan tabliq akbar bersama Ustadz Anif Sirsaeba, yang merupakan adik kandung dari Penulis Kondang, Habiburrahman Elshirazy.

“Berkenaan dengan launching Gerakan Shubuh Berjamaah chapter Undip, dari kampus lain pun juga menggalakkan gerakan ini. Gerakan ini serentak digalakkan di kampus-kampus seluruh Indonesia. Seperti ITS, ITB, UI, IPB, Unmul, UNS dan puluhan kampus lainnya,” jelas Matin di Masjid Kampus Undip, Selasa (13/10) sore.

Matin menambahkan rencananya launching gerakan subuh berjamaah akan dibuka oleh Rektor Undip, Prof. Yos Johan Utama di Masjid Kampus Undip, Rabu (14/10) pagi.

Dia berharap kedepan masjid penuh dengan jamaah sholat. Adapun kegiatan menginap (mabit) bagi jamaah laki-laki gunanya mempermudah membangunkan saat sholat subuh berjamaah.

Salah satu peserta, Rohmah Tulaila Jurusan Keuangan Daerah, FISIP mengaku senang bisa ikut meramaikan Tahun Baru Islam.

“Saya tidak keberatan dengan adanya gerakan sholat subuh berjamaah. Semoga umat Islam yang ada di Semarang bisa bersatu meskipun berbeda golongan,” ujarnya. (BJT01)