Home Hiburan Sama FM Ajarkan Siaran Radio Bagi Tuna Netra

Sama FM Ajarkan Siaran Radio Bagi Tuna Netra

image

Semarang,22/6 (BeritaJateng.net) – Komunitas Sahabat Mata memberikan pengalaman baru bagi sesama tuna netra, selain mengajarkan mengaji Al Quran braille kali ini mereka mengajarkan pengalaman belajar siaran radio.

Dengan memanfaatkan studio mini yang berada di sekretariat Sahabat Mata, yang berukuran sekitar 4×5 meter persegi. Studio tersebut dinamakan Sama FM atau Sahabat Mata FM yang mengudara sejak 2010 lalu.
www.natas.co.uk/dev/wp-content/languages/new/video-editing-service.html

Walaupun keinginan mendirikan studio sejak 2005, studio mini Sama FM tersebut sebagai salah satu sarana pembalajaran dalam komunikasi dengan dunia luar. “Belajar siaran radio sebenarnya selalu ada setiap tahunnya, hanya saja untuk tahun ini bertepatan dengan ramadhan sehingga nuansa belajar dan ibadahnya lebih terasa,” ucap Basuki selaku pengelola Sahabat Mata.

Basuki dan sofyan mengajarkan sebanyak 18 tuna netra diisi masing-masing delapan orang untuk dua kelas, yang di mulai jam 1 siang hingga waktu berbuka puasa.
www.natas.co.uk/dev/wp-content/languages/new/writing-a-college-paper.html

Mereka diajarkan tentang sosialisasi Sama FM dan tekhnik penyiaran diantaranya audio, editing, artikulasi suara, penulisan skrip, pembuatan iklan dan spot.

“Peserta datang banyak dari luar kota seperti dari Semarang, Bandung, Jakarta, Solo, Jogja dan lamongan, kita juga sediakan mess untuk menginap,” jelas Basuki.

Hingga saat ini, lanjutnya, Sama FM menjadi rujukan tuna netra yang ingin belajar Broadcast radio baik di Semarang maupun nasional. Setiap tahunnya selalu adakan kelas broadcasting bagi tuna netra bahkan tak sebatas tuna netra saja.

“Kita juga terbuka untuk semua kalangan, bahkan kita sempat memberikan pelatihan broadcasting kepada remaja SMP-SMA tahun lalu, ada sekitar 20 pelajar yang ikut,” katanya.

Tak hanya terbatas pada menjadi penyiar saja, basuki menargetkan menjadikan mereka bisa berkomunikasi dan berinteraksi dengan baik. “Jika mereka dapat menjalin komunikasi dan berinteraksi baik dengan lingkungan maka ini akan meningkatkan rasa percaya diri mereka,” tambahnya.(BJ06)