Home News Update Rumah Singgah Penderita HIV/AIDS Segera Diresmikan

Rumah Singgah Penderita HIV/AIDS Segera Diresmikan

Ibu Tia Hendrar Prihadi (baju merah) saat kunjungan ke rumah sainggah penderita HIV/AIDS
Ibu Tia Hendrar Prihadi (baju merah) saat kunjungan ke rumah sainggah penderita HIV/AIDS
Ibu Tia Hendrar Prihadi (baju merah) saat kunjungan ke rumah sainggah penderita HIV/AIDS

Semarang, 13/1 (beritajateng.net) – Rumah singgah bagi penderita HIV/AIDS pertama di Semarang akan di resmikan dalam waktu dekat. Rumah singgah yang diperuntukkan sebagai tempat penampungan sekaligus rehabilitasi dan pengobatan yang mewadahi penderita HIV/AIDS tersebut mendapat dukungan dari Kris Septiana Hendrar Prihadi.

Istri Walikota Semarang ini mengaku mensupport segala program yang dimiliki rumah singgah ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) yang rencananya diberi nama Kasih Bunda.

“Dengan adanya rumah singgah ini, diharapkan mampu memotong mata rantai HIV/AIDS. Penyakit ini ibaratkan bom waktu yang bisa meledak kapan saja, sehingga harus ada sosialisasi, penanganan dan pengobatan bagi penderita penyakit menular ini,” papar Kris.

Sementara itu, Pendamping Koda sekaligus konselor rumah singgah Kasih Bunda, Anita Toresi mengatakan, inisiatif untuk mendirikan rumah singgah ini muncul ketika kami mengadakan kunjungan kerumah singgah yang berada di Surakarta. Dalam kunjungan tersebut, ditemukan dua bayi penderita HIV/AIDS yang berasal dari Semarang.

“Berdasarkan data dari Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) banyak kasus HIV/AIDS yang terjadi di Jawa Tengah, hampir 10ribu kasus dengan 2500 penderita yang merupakan Ibu Rumah Tangga,” ujar Anita.

Ketua Rumah Singgah Kasih Bunda, Maria Mahdalena Endang Sri Lestari menjelaskan, di Semarang penderita HIV AIDS berada di Semarang Utara, sehingga perlu memberi pemahaman kepada masyarakat khususnya penderita AIDS agar tidak menularkan penyakitnya.

“Kami akan fokuskan pada anak-anak penderita AIDS, remaja dan orang tua, sosialisasi dan membimbing ODHA serta membantu dalam pengobatannya,” tambah Maria. (BJ05)