Home Headline ‘Rumah Pintar’ Tumbuhkan Minat Baca Anak 

‘Rumah Pintar’ Tumbuhkan Minat Baca Anak 

517
'Rumah Pintar' Tumbuhkan Minat Baca Anak 

Semarang, 20/2 (BeritaJateng.net) – Dewasa ini anak-anak rentan terhadap dampak buruknya gawai. Seiring perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat dan pengaruh negatif terhadap gawai, anak-anak perlu kembali meningkatkan minat untuk membaca buku.

Apalagi, minat membaca buku pada anak-anak kini semakin rendah. Oleh sebab itu, diperlukan kegiatan untuk menumbuhkan kembali minat baca. Salah satunya dengan kehadiran Rumah Pintar tersebar di sejumlah kelurahan di Kota Semarang.

“Kehadiran Rumah Pintar ini untuk menumbuhkan kembali minat baca pada anak. Rumah Pintar ini juga didukung oleh masyarakat. Mereka yang mengelola, dan kami dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang ikut memfasilitasi,” tutur Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang Bimbong Yoga Tama di Balaikota Jalan Pemuda, belum lama ini.

Bimbong menuturkan, hampir semua kelurahan ada Rumah Pintar. Seperti Manyaran, Pudak Payung, Tambakrejo dan lainnya. Rumah Pintar ini berada di kantor kelurahan.

Masing-masing Rumah Pintar memiliki koleksi rata-rata mulai 2.000-10.000 buku. Ada buku cerita anak-anak, buku mata pelajaran, novel, buku sains dan lainnya. Untuk menjaga agar buku tidak mudak rusak, masyarakat bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang rutin melakukan perawatan. Buku yang telah rusak diganti dengan buku yang baru.

“Buku yang telah rusak diganti dengan yang baru. Untuk mendapatkan buku baru, selalu ada saja pihak yang membantu. Belum lama ini kami menerima bantuan dari Kementerian, masyarakat dan pihak swasta,” ujarnya.

Selain kehadiran Rumah Pintar, pihaknya juga menyediakan Mobil Pintar yang berkeliling ke sejumlah sekolah, rumah dan sarana publik.

Ia menyediakan mobil pintar ada 4. Satu unit mobil pintar menyediakan sekitar 3.000-4.0000 buku. “Diharapkan dengan kehadiran mobil pintar ini anak-anak bisa dengan mudah membaca buku,” terangnya.

Pihaknya berharap, melalui berbagai upaya ini, anak-anak bisa lebih menyukai membaca buku. Daripada hanya berkutat dengan gawai. Karena buku adalah jendela dunia. Selain bertujuan menambah pengetahuan bagi anak-anak. (El)