Home Headline Rumah Masa Kecil Pramoedya Ananta Toer Bakal Dijadikan Bangunan Cagar Budaya

Rumah Masa Kecil Pramoedya Ananta Toer Bakal Dijadikan Bangunan Cagar Budaya

286
0
Rumah Masa Kecil Pramoedya Ananta Toer Bakal Dijadikan Bangunan Cagar Budaya.
       BLORA, 13/4 (BeritaJateng.net) –  Menjelang Haul sastrawan Indonesia yang berasal dari kabupaten Blora, Pramoedya ananta Toer, pemerintah kabupaten Blora melakukan bersih-bersih rumah Pramoedya. Pemerintah kabupaten (Pemkab) Blora berencana akan menjadikan rumah masa kecil Pramoedya menjadi bangunan cagar budaya.
        Bersih-bersih rumah masa kecil Pramoedya dilakukan oleh puluhan PNS dari dinas kebudayaan dan pariwisata kabupaten Blora, pihak kelurahan dan warga sekitar rumah Pramoedya. Bersih-bersih rumah dilakukan dengan cara memotong rumput dan dedaunan pohon yang berada di sekitar halaman rumah Pramoedya.
       Kepala dinas kebudayaan dan pariwisata kabupaten Blora, Kunto Aji mengatakan, Pemkab Blora akan menjadikan rumah masa kecil Pram, sapaan Pramoedya sebagai bangunan cagar budaya. Diharapkan dengan menjadi bangunan cagar budaya, rumah masa kecil pram bisa menjadi destinasi wisata bagi wisatawan yang datang ke Blora.
       “Ini sedang kita usulkan ke Dirjen Kebudayaan RI, beliau merespon baik, karena ingin mengangkat sastra ini ke level dunia,” terang Kunto Aji di sela mengikuti bersih-bersih di rumah Pram, Jumat (13/4/2018).
       “Besok bulan September juga akan ada program indonesiana dari Kemendikbud, salah satunya mengangkat rumah Pramoedya ini,” imbuhnya.
       Kunto menambahkan, acara bersih-bersih rumah Pramoedya ini sebagai langkah awal dalam menyambut Haul Pramoedya yang jatuh pada tanggal 30 April mendatang. Dalam memperingati Haul ini, Pemkab akan menggelar berbagai acara seperti baca puisi tingkat SMP, SMA, bedah buku hingga sarasehan.
      “Nanti puncaknya tanggal 30 April, kita akan gelar acara bedah buku dan sarasehan di tempat ini. Saya pengen tema sarasehan nantinya Blora menuju kota sastra,” terangnya.
       Rumah Pram saat ini ditempati oleh adiknya bernama Soesilo Ananta Toer bersama istri dan anaknya. Di rumah ini, Soesilo membangun perpustakaan yang bernama pataba singkatan dari Pramoedya ananta Toer anak semua bangsa.
       Ditemui saat mengikuti bersih-bersih, Soesilo mengaku, jika rencana menjadikan rumah masa kecil Pramoedya sebagai bangunan cagar budaya merupakan ide dari dirinya.
       “Sejak awal saya sudah bilang ke Pemkab, ingin menjadikan rumah ini sebagai heritage Blora. Langkah pertama saya ya itu, dengan mendirikan pataba itu,” ungkap Soesilo.
       Soesilo mengaku, jika memang rencana menjadikan rumah masa kecil Pramoedya menjadi cagar budaya terwujud, ia mempersilahkan Pemkab untuk melakukan renovasi bangunan.
       “Jika memang nanti dikasih bantuan, saya tidak mau pegang uang itu, silahkan dikerjakan. Karena uang itu mengandung dosa bahkan mengalahkan tuhan,” terang Soesilo.
(MN/El)