Home Hukum dan Kriminal Rumah Diobrak-abrik Maling, Barang Berharga Senilai Puluhan Juta Raib 

Rumah Diobrak-abrik Maling, Barang Berharga Senilai Puluhan Juta Raib 

P
P
Polisi melakukan olah TKP pencurian barang berharga di sebuah rumah di Purworejo

Purbalingga, 1/11 (BeritaJateng.net) – Pencurian terhadap barang berharga terjadi rumah Suprapto Desa Karangreja RT 3 Rw 2, Kecamatan Kutasari, Purbalingga, Minggu (1/11). Pencurian terjadi akibat rumah ditinggal pergi pemilik dan masih terdapat barang berharga.

Atas terjadinya pencurian ini, Wiwit Andrianto (30) melapor ke Polsek Kutasari untuk diungkap. Anggota Polsek dan Kapolsek mendatangi langsung guna malakukan olah TKP, dan pemeriksaan saksi-saksi.

Kapolres Purbalingga, AKBP Anom Setyadji SIK mlalui Kasubbag Humas Polres Iptu Diman menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pencurian kumungkinan terjadi pada pukul 13.00 siang. Beberapa bagian rumah tampak dirusak dalam upaya pencurian.

“Pencuri diperkirakan masuk dan keluar lewat jendela depan dengan mencongkel, saat kejadian Rumah kosong penghuni sedang pergi ke Purbalingga. Setelah pemilik rumah pulang, rumah diketahui kamar depan dan kamar belakang sudah dalam acak-acakan,” jelas Diman.

Pemilik rumah lau mengecek sejumlah harta benda berharga miliknya. Tercatat beberapa benda berharga yang hilang diantaranya Emas ±4 gram seharga Rp 1 Juta, Uang Tunai Rp 2 juta, Batu Akik sebanyak 40 seharga Rp ±10 juta. “Total kerugian akibat pencurian diperkirakan mencapai ± Rp.13 juta,” imbuhnya.

Polsek Kutasari memasrahkan sepenuhnya kepada Satuan Reserse Kriminal Polres Purbalingga guna melakukan penyelidikan lebih lanjut guna menangkap pelaku. “Namun, saat ini tersangka masih dalam pengejaran. Jika tertangkap, persangka akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan hukuman di atas lima tahun penjara,” ujarnya. 

Atas kejadian ini pihaknya menghimbau agar setiap pemilik rumah agar waspada dan mengantisipasi tindak kejahatan, terutama saat rumah ditinggal pergi. “Pastikan setiap barang berharga dibawa atau disimpan di tempat yang aman, sebelum rumah ditinggal pergi,” himbaunya. (BJ33)