Home Headline Ruang Isolasi di Banyumas Hampir Penuh, Ganjar: Ekstensinya Masih Banyak

Ruang Isolasi di Banyumas Hampir Penuh, Ganjar: Ekstensinya Masih Banyak

207
Swab test di lingkungan pemkot Semarang

Semarang, 29/9 (BeritaJateng.net) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku sudah berkoordinasi dengan Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono terkait peminjaman gedung diklat milik Pemprov Jateng untuk cadangan ruang isolasi.

Namun, Ganjar mengatakan bahwa sebenarnya ruang isolasi masih tersedia dan tidak penuh. Ganjar mengatakan, masih tersedia dari ekstensi yang sudah disiapkan sebelumnya.

“Sebenarnya ekstensinya masih banyak, karena pak Wakil Bupati sudah kontak saya mau pinjam diklat kita yang ada di sana ya kita pinjami,” kata Ganjar di ruang kerjanya, Selasa (29/9).

Ganjar memastikan hingga kini tempat penanganan pasien COVID-19 di Banyumas masih tertangani. Selain itu, Ganjar juga mengapresiasi Pemkab Banyumas yang terus melakukan tracing.

“Saya terimakasih karena pak Bupatinya rajin banget melakukan tracing, bahkan kemarin isunya beredar seluruh pondok pesantren akan dites massal,” katanya.

Ganjar meminta masyarakat mendukung apa yang dilakukan oleh Pemkab Banyumas. Sehingga, lanjut Ganjar, pemerintah akan lebih mudah melakukan pengendalian terhadap pandemi COVID-19.

“Kiata akan bantu, bantu pol. Termasuk labnya kita siapin, RS Margono juga siap, kapasitasnya juga sudah ditambah, maka di area banyumas juga mudah-mudahan terkendali,” ujar Ganjar.

Ganjar juga mengapresiasi sikap gotong royong yang ditunjukkan Bupati Cilacap Tatto Suwarto, setelah mengetahui bahwa beberapa santri yang terpapar COVID-19 berasal dari wilayahnya.

“Dan pak Bupati Cilacap juga sudah komunikasi dengan saya langsung karena sebagian besar masyarakat dari sana dia ikut bantu. Lha ini lho, gotong royong gini kan asik. Maksud saya cara-cara seperti ini lah cara gotong royong yang bagus. Transparan, terbuka, tertangani,” tandasnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Banyumas secara resmi telah meminta bantuan tambahan ruang perawatan sebagai langkah antisipasi jika adanya tambahan pasien yang terpapar Covid-19. Hal tersebut dinilai sebagai langkah konkret karena dalam seminggu lalu terdapat lonjakan jumlah pasien Covid-19.

Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono menjelaskan saat ini ruang perawatan untuk pasien Covid-19 yang disediakan pemerintah sudah hampir penuh.(AK/El)