Home Lintas Jateng RPH Modern Kudus Ditarget Beroperasi Tengah 2015

RPH Modern Kudus Ditarget Beroperasi Tengah 2015

image

Kudus, 5/12 (Beritajateng.net) – Pengoperasian rumah pemotongan hewan (RPH) modern di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, ditargetkan pada pertengahan 2015, kata Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan setempat Budi Santoso.

“Saat ini bangunan fisik RPH memang sudah selesai dibangun. Namun belum dilengkapi peralatan pendukung, kandang karangtina, dan pagar,” katanya ketika meninjau RPH di Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, Jumat.

Ia mengatakan peralatan penunjang rumah pemotongan hewan (RPH) modern senilai Rp700 juta dari Pemerintah Pusat diperkirakan baru akan diterima pada 2015.

Bantuan dalam bentuk peralatan penunjang tersebut, kata dia, diterima dalam bentuk barang, seperti alat pemotong hewan yang higienis serta rel untuk memindahkan hewan ternak usai dipotong untuk diproses lebih lanjut.

Demikian halnya, kata dia, pembangunan instalasi pengolahan air limbah dan pagar juga akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2015.

Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan Ipal dan bangunan pendukung lainnya sekitar Rp1,7 miliar.

Khusus untuk pembuatan pagar dan jalan, katanya, akan dianggarkan lewat APBD Kudus.

Apabila proses penyelesaian akhir bangunan utama selesai dikerjakan, kata dia, RPH milik Pemkab Kudus yang ada di Desa Ngembalrejo dan Ploso akan dipindah ke RPH modern tersebut.

“Hal itu, sekaligus uji coba sebelum RPH swasta lainnya masuk ke RPH modern tersebut,” ujarnya.

Sementara pembangunan fisik RPH dimulai sejak 2013 dengan anggaran sebesar Rp1,25 miliar, sedangkan tahun ini dianggarkan sebesar Rp1,2 miliar.

RPH tersebut nantinya memiliki daya tampung untuk pemotongan hewan ternak seperti sapi hingga 40 ekor serta tempatnya juga dijamin lebih bersih serta higienis.

Setiap jagal di Kudus, nantinya bisa memanfaatkan RPH tersebut, karena dilengkapi dengan kandang hewan ternak serta tempat pemeriksaan hewan.

Sedangkan RPH yang ada saat ini, hanya memiliki kapasitas pemotongan hewan ternak antara dua hingga tiga ekor hewan ternak.

Dari dua RPH milik pemkab, hanya satu RPH yang masih aktif, yakni di Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kudus, sedangkan di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus, kurang aktif.(ant/pj)