Home Headline Rokan Hulu dan Gorontalo Dikepung Banjir

Rokan Hulu dan Gorontalo Dikepung Banjir

254

Gorontalo, 25/12 (Beritajateng.net) – Curah hujan terus meningkat menyebabkan bencana banjir beberapa tempat seperti di  Kab. Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Selatan, Bandung, Rokan Hulu, Gorontalo Utara dan lainnya. 

Di Rokan Hulu, Riau banjir merendam beberapa desa di 4 kecamatan yaitu Kec Rambah Hilir, Tambusai Utara, Kepenuhan Hulu, dan Kepenuhan pada Kamis (25/12) pukul 01.00 Wib.

Banjir menyebabkan 338 rumah terendam dan 1.966 jiwa terdampak banjir. Tinggi banjir mencapai 2 meter di Desa Lubuk Kerapat, Kec. Rambah Hilir. Beberapa fasilitas umum seperti sekolah, masjid, gereja ikut terendam banjir.

Kepala Pusat data dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, BPBD Rokan Hulu bersama masyarakat melakukan gotong royong untuk memperbaiki tanggul yang jebol. 

“BPBD mengerahkan 2 unit speed boot unruk evakuasi warga. Karena stok logistik di BPBD sudah habis disalurkan pada saat banjir November lalu, sehingga BPBD hanya memberikan bantuan evakuasi dan memberikan bantuan logistik berupa nasi bungkus,” ujar Sutopo.

Lebih lanjut Sutopo mengatakan, dalam waktu yang hampir bersamaan banjir dan longsor juga terjadi di Kab. Gorontalo Utara pada Kamis dini hari pukul 00.30 Wib.
Data sementara ada 331 rumah terendam banjir yang berdampak pada 1.759 jiwa (475 KK) di 5 desa (Desa Jemer, Milango, Leyao, Bubode, Bulango Raya, Imana) di Kec.Tomilito dan Atunggola. 7 rumah mengalami rusak berat akibat longsor. 

Tanah longsor di Desa Melantadu menutupi badan Jalan Trans Sulawesi, sehingga menyebabkan transportasi lumpuh selama 8 jam. Saat ini sudah dapat dilalui kendaraan setelah BPBD, TNI, Polri dan masyarakat membersihkan tanah longsor dengan alat berat.

BPBD Gorontalo Utara masih melakukan pendataan. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dengan ancaman banjir dan longsor. BMKG memprediksi curah hujan akan meningkat pada Januari 2015 nanti. (BJ)