Home Ekbis RM Omah Jati, Njawani dan Pas di Hati

RM Omah Jati, Njawani dan Pas di Hati

256
0
             Purwokerto, 1/1 (BeritaJateng.net) – Bisnis kuliner di Purwokerto kian marak. Tidak hanya terpusat di dalam kota, di luar kota Purwokerto pun, selalu jadi incaran pemburu kuliner.
            Adalah Rumah Makan Omah Jati di Jalan raya Baturraden Timur, Sumbang, Banyumas atau sebelah utara kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kecamatan Sumbang.
            Disebut Omah jati, karena seluruh bangunan dibuat dari bahan kayu jati berkualitas yang didatangkan khusus dari Jepara. “Terobsesi dari rumah orang tua saya di Semarang yang semuanya terbuat dari kayu jati,maka rumah makan ini pun saya buat dari kayu jati. Dan saya ingin menghadirkan nuansa njawani di sini,”  ujar Nur Said (45),pemilik RM Omah Jati yang didampingi  manajer RM Omah Jati, Adi Bowo Leksono ,Minggu (31/12/2017).
            Di banding rumah makan dan restoran-restoran lainnya di Purwokerto, RM Omah Jati memang lain dari pada yang lain.Ada kekhasan  yang dimiliki rumah makan yang mengusung tagline “Pas di Hati”ini. Yakni bangunan yang semuanya terbuat dari kayu jati dengan gaya arsitektur joglo, hiasan-hiasan di setiap sudut bangunan berupa ornamen dan gambar wayang, termasuk Punokawan Semar, Gareng,Petruk dan Bagong. Juga musik yang diputar setiap hari berupa gending-gending Jawa. Dan utamanya,menu yang ditawarkan adalah menu masakan khas Jawa.
Aneka hidangan RM Omah Jati.

Sebutlah ada menu sayur gendhot, pecak,lodeh maupun oseng-oseng  jantung pisang, oseng-oseng pakis,lodeh lompong,oseng-oseng dage, ayam kampung dan bebek di goreng maupun bakar  dan sebagainya. Juga tersedia aneka minuman dan aneka sambal.

            “Kami ingin mengajak masyarakat kembali ke menu masakan orang Jawa jaman dulu.Maka menu-menu seperti itu, kami sediakan di sini. Kami tidak menyediakan menu modern atau sea food di sini, tapi yang kami tawarkan menu-menu Jawa. Harganya pun sangat terjangkau di kantong, mulai dari Rp 4000 hingga Rp 30.000,” timpal Adi Bowo Leksono, sambil menambahkan RM Omah Jati baru beroperasi 5 November 2017, dan kini selalu ramai dikunjugi pembeli.
           Tidak hanya pembeli dari Purwokerto dan sekitarnya, namun juga dari Purbalingga, Banjarnegara, Cilacap,Kebumen, bahkan dari Yogyakarta dan Jakarta.
            RM Omah Jati, ujar Adi Bowo Leksono, buka mulai jam 09.00 WIB hingga 21.00 WIB. Fasilitas yang ada, free wifi, areal parkir luas dan representatif, fast food,ruangan nyaman,mushola, dan meeting room.
            RM yang tidak jauh dari obyek wisata Baturraden,dan berada di kaki Gunung Slamet dengan hawanya yang sejuk ini, memiliki areal hampir 1000 meter persegi,dekat areal persawahan.
Bangunan RM Omah Jati

Adi Bowo menambahkan, untuk meeting room bisa menampung 50 orang. Sedangkan di pendopo joglo, bisa menampung hingga 60 orang. Jadi kapasitas total bisa menampung 100 orang lebih.

            Selama ini, diakui Adi Bowo Leksono,  pembeli yang datang ke warungnya, sering memesan sayur gendhot, pecak,lodeh maupun oseng-oseng  jantung pisang, oseng-
oseng pakis,lodeh lompong,dan oseng-oseng dage, dengan lauk andalannya olahan bebek goreng/bakar dan ayam goreng/bakar kampung khas RM Omah Jati.
            Seorang pembeli, Ny. Titis Sri Andijati (48) merasa terkesan setelah berkunjung ke RM Omah Jati.”Masakannya enak-enak,sangat njawani, dan harganya terjangkau. Suasananya yang adem, sangat cocok untuk berwisata kuliner bersama keluarga atau rombongan,”  ujar Ny.Titis Sri Andijati,karyawan RS Margono Soekaryo Purwokerto  ini.
            Bagi Anda yang ingin santai sambil menikmati suguhan kuliner khas RM Omah jati, silahkan datang langsung, atau bisa kontak di No HP dan WhatsApp 085802919780,atau di no telp (0281) 6445454. RM ini juga melayani pesan antar, dengan harga minimal pesanan Rp 100.000,- untuk wilayah Purwokerto dan sekitarnya. (yit/El)