Home Headline Ribuan Orang Tumpah Ruah di Acara Dialog Budaya Bareng Cak Nun

Ribuan Orang Tumpah Ruah di Acara Dialog Budaya Bareng Cak Nun

image

Semarang, 14/4 (BeritaJateng.net)- Suasana Halaman Balaikota berbeda dari biasanya Selasa (14/4) malam.

Ribuan masyarakat Semarang tumpah ruah dalam Dialog Budaya bersama Emha Ainun Nadjib Kiai Kanjeng dan Noe Letto ‘Rumangsa Handarbeni-Melu Hangrukebi-Mulat Sarira Hangrasa Wani’.

Suksesnya acara yang di gelar oleh Forum Wartawan  Balaikota (Forwakot) Semarang tersebut, memperlihatkan luar biasanya animo masyarakat Semarang terhadap budaya dan kesenian, yang sekaligus di gelar sebagai kado Hari Ulang Tahun Kota Semarang ke 468 tahun.

Cak nun panggilan akrab Emha Ainun Nadjib mengaku telah beberapa kali datang ke kota Semarang. “Sudah beberapa kali datang ke Semarang, bahkan saya tahu daerah-daerah di Semarang, seperti Sunan Kuning, Balaikota dan lain-lain,” katanya.

Menurutnya, acara semacam ini (dialog, Red.) harusnya dilakukan tidak hanya sekali, tidak harus dalam acara megah, dialog dapat dilakukan cukup dengan acara ringan seperti dialog saat istirahat makan siang bersama atau yang paling inti silaturahmi.

Dalam dialog, Cak Nun juga memaparkan tentang Keraton Jawa, sejarah dan bahasa Jawa, serta tema ‘Rumangsa Handarbeni-Melu Hangrukebi-Mulat Sarira Hangrasa Wani’ yang berarti
mengandung pengalaman, detail-detail kehidupan serta ilmu batin.

Dalam acara tersebut, Kiai Kanjeng juga mempersembahkan lagu-lagu dengan iringan Gamelan khusus. “Gamelan yang digunakan bukan Gamelan Jawa asli, tapi menggunakan gamelan Kiai Kanjeng sendiri yakni gamelan mangku bumi, yang dipakai saat keliling dunia.

Sementara itu, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi mengapresiasi acara Dialog Budaya tersebut. Menurutnya, warga masyarakat Kota Semarang bisa duduk bersama, bersilaturami, dan ‘ngaji’ bareng.

Dialog dilanjutkan dengan mengajak budayawan, seniman dan akademisi serta Walikota dan Ketua DPRD Kota Semarang untuk naik ke atas panggung berdialog mengenai kebudayaan bersama-sama dan beberapa kali di selipkan musik dan lagu untuk menyegarkan suasana. (BJ05)