Home Lintas Jateng Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian Tafsir Qur’an di MAS

Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian Tafsir Qur’an di MAS

IMG-20150619-WA0004

Semarang, 19/6 (BeritaJateng.net) – Masjid Agung Semarang (MAS), masjid bersejarah yang berdiri ratusan tahun yang lalu ini memang menjadi daya tarik tersendiri bagi umat Muslim terlebih pada saat bulan Ramadhan sekarang.

Sudah menjadi kegiatan rutin setiap Ramadhan selepas waktu zuhur, Masjid Agung Semarang menyelenggarakan pengajian tafsir Al Quran di serambi utama MAS, jalan Alun-Alun Barat Semarang.

Walaupun tiap tahunnya pengajian ini digelar pada siang hari, namun tidak kurang ribuan jamaah hadir setiap harinya. Seperti yang terlihat siang ini Jumat (19/6). Jamaah sudah mulai berdatangan sejak sebelum dilaksanakan Shalat Jumat.

Awalnya pengajian ini hanya bertempat di serambi utama MAS, namun setiap tahunnya semakin bertambah jamaahnya, hingga akhirnya sampai ke ruang utama masjid bahkan sampai ke halaman parkir.

Hal tersebut tidak lepas dari sosok sang pemimpin, KH. Achmad Naqib Nur Al Hafidz. Ulama yang juga Imam Besar Masjid Agung Semarang ini dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan penuh karisma.

Dalam kajiannya diawal, Kyai Achmad menyampaikan tentang beberapa pendapat mengenai kedudukan bacaan bismillahirrohmanirrohim dalam Al Quran. Pertama bacaan bismillah bagian dari surat Al Fatihah. Kedua bacaan tersebut bukan bagian dari surat Al Fatihah. Dan pendapat yang ketiga setiap membaca surat dalam Al Quran dibacakan bismillah, serta pendapat yang terakhir mengatakan bacaan tersebut terpisah dan bukan bagian dari surat.

“Dadi nek wonten imam Sholat moco Fatihah orak nggo bismillah ojo podo gumun. Ngeten niki kulo terangke teng jenengan podo paham mboten?,” tanya Kyai Achmad yang disambut tawa oleh semua jamaah yang hadir.

Sementara itu, M.S Muhaimin, S.Sos selaku sekretaris pengelola MAS mengatakan, setiap bulan Ramadhan disiapkan tempat parkir tambahan di luar masjid sebelah selatan untuk menampung kendaraan jamaah yang datang pada pengajian tersebut.

“Kita sudah siapkan beberapa tenda untuk tempat parkir di luar masjid. Dimana tenda tersebut pada sore harinya bisa dipergunakan masyarakat untuk berjualan menu buka puasa,” jelasnya. (Mg-2)