Home Headline Resmob Polrestabes Semarang Tembak Perampok

Resmob Polrestabes Semarang Tembak Perampok

Perampok Ditembak

Semarang,15/10 (BeritaJateng.net) – Satreskrim Polrestabes Semarang kembali berhasil meringkus kawanan perampok spesialis pembobol rumah. Dua pelaku yang dibekuk masing-masing bernama Agus Supriyono alias Pono (36) dan seorang lagi berinisial B alias Bodrek (30), keduanya warga Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.

Kedua pelaku berhasil diamankan pada hari Selasa (13/10) di sebuah bengkel di kawasan Arteri. Bahkan salah satu pelaku Agus terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kakinya, karena berusaha melawan petugas saat hendak ditangkap.

Salah satu anggota polisi terluka di bagian lengan akibat gigitan pelaku. Tidak hanya itu, Agus tergolong berani dan nekat pasalnya, ketika hendak dibawa, Agus berusaha merebut senjata milik petugas.

Para pelaku ini terakhir melancarkan aksinya di rumah milik Siti Junaenah (45) warga Dusun Tugu, Bener Tengaran, Kabupaten Semarang. Pelaku diketahui sudah beberapa kali melakukan aksi pencurian.

Namun demikian, petugas masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap kasus ini, dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain.

“Saya masuk rumah dengan cara mencongkel. Alat yang saya gunakan biasanya obeng. Pas ditangkap saya pengen kabur, takut juga. Jadi spontan saya lawan.” ujarnya dihadapan petugas.

Selain mengamankan dua pelaku tersebut, petugas juga mengamankan 3 orang lain yakni PBP (37) warga Tambakrejo Semarang Utara, I alias Bedot (36) warga Semarang Timur, dan satu lagi berinisial HP (27) warga Pedurungan. Ketiganya ikut diamankan lantaran diduga sebagai penerima atau penadah hasil dari kejahatan.

Saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Kamis (15/10) siang, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin menyatakan para pelaku ini melakukan aksinya dengan peran yang berbeda. Ada yang memasuki rumah sebagai eksekutor, dan ada pelaku lain yang bertugas mengawasi keadaan.

“Barang bukti yang kita sita sebuah TV LCD merk LG dengan ukuran 32 inci. Selanjutnya mereka kita amankan di Mapolrestabes Semarang guna pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut,” kata Burhanudin.

Atas perbuatannya Agus dan Bodrek terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dan terancam hukuman maksimal 7 tahun penjara. (Bjt02)