Home Headline Renovasi Terminal Terboyo Mulai Maret

Renovasi Terminal Terboyo Mulai Maret

image
Terminal Terboyo

Semarang, 6/2 (Beritajateng.net) – Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kota Semarang memastikan proyek renovasi Terminal Terboyo Semarang dimulai pada awal Maret 2015. “Renovasi (Terminal Terboyo) tahap pertama bisa dimulai awal Maret ini karena sekarang sudah proses lelang,” kata Kepala Dishubkominfo Kota Semarang Agus Harmunanto di Semarang, Jumat.

Menurut dia, Terminal Terboyo Semarang menjadi kewenangan Dishubkominfo, tetapi untuk proses renovasi terminal tipe A itu akan dilakukan Dinas Tata Kota dan Permukiman (DTKP).

Proyek renovasi tahap pertama Terminal Terboyo, kata dia, antara lain meliputi peninggian dan perbaikan landasan bus, peninggian lantai kios, dan pembenahan bagian depan terminal.

“Ya, harapannya dengan pembenahan ini, Terminal Terboyo bisa lebih baik lagi, seperti peninggian landasan bus. Selama ini, terminal ini kan sering terkena rob dan banjir,” katanya.

Selain untuk mengoptimalkan sarana dan prasarana transportasi di terminal itu, kata dia, renovasi tahap pertama itu juga akan semakin mempercantik “wajah” Terminal Terboyo Semarang.

“Kami berharap pekerjaan (renovasi, red.) tahap pertama terminal bisa diselesaikan tahun ini. Untuk pekerjaan-pekerjaan lainnya bisa diteruskan pada tahun berikutnya,” pungkas Agus.

Selama ini, kondisi Terminal Terboyo Semarang cukup memprihatinkan, salah satunya karena kerap tergenang rob dan banjir sehingga bus-bus enggan masuk ke dalam terminal tersebut.

Bus-bus yang melintasi Kota Semarang lebih memilih untuk menunggu penumpang di luar terminal sehingga memunculkan “terminal bayangan”, tepatnya di depan pintu masuk Terminal Terboyo.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang Wachid Nurmiyanto justru menilai perlunya Pemkot Semarang memperjelas rencana renovasi Terminal Terboyo yang menelan Rp25 miliar.

“Pembangunan Terminal Terboyo butuh kajian mendalam. Bukan hanya kajian soal fisik, melainkan fungsi dan pemanfaatan terminal itu ke depan,” kata politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Ia menilai pengembangan Terminal Terboyo memiliki beberapa kendala, terutama kaitannya dengan ancaman rob dan banjir, serta letak geografisnya yang memerlukan kajian secara matang.

“Melihat persoalan yang dihadapi, kalau bisa Terminal Bus Mangkang sebenarnya bisa dijadikan sebagai terminal induk, sementara terminal di Terboyo bisa dijadikan pendukung,” kata Wachid.(ant/bj02)