Home News Update Remaja Charity Kenalkan Permainan Tradisional dan Dongeng

Remaja Charity Kenalkan Permainan Tradisional dan Dongeng

151
0

Semarang, 25/2 (BeritaJateng.net) – Remaja Charty Project dengan beberapa Komunitas di Semarang menggelar acara “ThokCer” dengan tema “Peduli Anak-Anak dan Mainan Tradisional” bersama siswa-siswi Taman Kanak-kanak (TK) Sedya Rini, Mlatiharjo Semarang Timur.

Suasana kegembiraan para siswa Taman Kanak-kanak (TK) Sedya Rini, Mlatiharjo Semarang Timur terlihat saat mengikuti acara ThokCer (Otok-otok Cerita) diruang kelas mereka. Anak-anak terhibur sekali ketika mendengarkan dongeng cerita yang diberikan oleh Teddy Hesti dari Sanggar Kreatifitas Semarang.

Dalam dongengnya, Teddy menceritakan seorang tokoh utama bernama Si Gilang yang memiliki karakter jiwa individual. Dari cerita itu, kemudian dikemas bahwa Si Gilang yang memiliki karakter individual, dikarenakan hidupnya suka menyendiri dan suka main game dan tidak suka main game secara berkolompok seperti permainan tradisional.

Akibatnya, hidup yang suka menyendiri itu dalam kehidupannya sehari-hari berdampak memiliki karakter suka mencuri, memukul, bolos sekolah, dan tidak punya teman dan lainnya. Dan akhirnya cerita itu, Si Gilang dinasehati seorang kakeknya dan disarankan untuk memiliki teman sebanyaknya-banyanya baik teman sekolah maupun teman bermain dan lainnya.

“Maka, pesan moral yang dapat diambil dari dongeng ini adalah, pentinya memiliki banyak teman dalam menjalani hidup ini,” terangnya.

Semantara itu Mayorita dari Resolusi Remaja menyampaikan, bahwa dalam kegiatan ini juga membagikan permainanan othok-othok, dengan tujuan untuk membantu mengenalkan mainan tradisional kepada anak-anak. Selain itu juga membantu para pengrajin othok-othok yang saat ini penjualannya sudah semakin menurun peminatnya.

“Namun, yang lebih peting dalam kegiatan ini, kami bersama komunitas memberikan pesan moral bahwa setiap permainan tradisional dan cerita dongeng banyak pesan moral yang dapat diambil, ” tutur Yori panggilan akbranya.

Selanjunya, Rugiyanti salah satu guru Taman Kanak-kanak (TK) Sedya Rini menyampaikan bahwa pihaknya sangat senang dengan adanya kegiatan ThokCer di sekolahnya. Menurutnya kegitaan seperti ini sangat bagus dan menyenangkan khususnya bagi para siswa.

“Kami sangat senang, dengan kegiatan ini, karena dapat memotivasi baik guru maupun siswa dalam belajar mengajar di kelas. Khususunya memberikan cerita-cerita yang edukatif dan menghibur,” Tambahnya.(BJ06)