Home Lintas Jateng Relawan BNN Tidak Meminta Sumbangan

Relawan BNN Tidak Meminta Sumbangan

Kepala BNNK Igor Budi Mardiyono (kiri) menyerahkan kartu relawan kepada ketua LSM Granat, di kantor BNNK Batang (BJ/FUH)
Kepala BNNK Igor Budi Mardiyono (kiri) menyerahkan kartu relawan kepada ketua LSM Granat, di kantor BNNK Batang (BJ/FUH)
Kepala BNNK Igor Budi Mardiyono (kiri) menyerahkan kartu relawan kepada ketua LSM Granat, di kantor BNNK Batang (BJ/FUH)

 

Batang, 17/11 (Beritajateng.net)- Bukan hanya sekedar ikut berpartisipasi, masyarakat luas juga berkewajiban dalam penanggulangan penyalahgunaan Narkoba. Sebagaimana tercantum dalam Bab XIII, Undang-undang nomor 23 tahun 2009.

Hal itulah yang digunakan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang untuk memberikan wadah bagi masyarakat dengan menerbitkan kartu relawan BNN.

Kepala BNNK Batang Igor Budi Mardiyono mengatakan, selama ini, yang menjadi mitra dalam penanggulangan penyalahgunaan Narkoba hanya di lembaga formal. Seperti sekolah, perusahan swasta dan lingkungan dinas Pegawai Negeri Sipil(PNS).”Dalam rangka penanggulangan Narkotika, ada kewajiban masyarakat luas dan itu diatur dalam undang-undang nomor 35 tanun 2009, tentang narkotika. Olehkarena itu, diwadahi sebagai relawan yang bekerja secara suka rela,” katanya, Senin (17/11).

Ratusan kartu relawan pun diterbitkan untuk dibagikan kepada masyarakat yang telah mendaftarkan diri sebagai relawan BNN. Mereka terdiri dari sejumlah komunitas. Yakni Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Komunitas Guru Bimbingan Konseling (BK), dan masyarakat umum.

“Untuk LSM Granat ada 54 orang, komunitas Guru BK dari SMA dan SMK diBatang, kemudian 250 untuk masyarakat luas,” jelasnya.

Igor memaparkan, para relawan tersebut mempunyai tiga tugas. Tugas tersebut adalah memberikan informasi terkait dugaan penyalahgunaan Narkoba di lingkungan mereka dan pendamping masyarakat yang terkena Narkoba dengan wajib lapor untuk dilakukan rehabilitasi. Kemudian, relawan juga bisa memberikan penyuluhan kepada masyarakat setelah diberikan pembekalan sebelumnya.

Pada kartu relawan itu, terdapat nama, alamat dan nomor yang terdata olehBNNK Batang.”Intinya mereka merupakan kepanjangan tangan dari BNN yang menjangkau langsung di tengah masyarakat. Mereka tidak meminta sumbangan,” kata Igor.

Kepala Seksi Pencegahan BNNK Batang, Zaenal Arifin menambahkan, kepada masyarakat yang merasa mendaftarkan diri sebagai relawan BNN pada saat Batang Expo beberapa waktu lalu, bisa mengambil kartu relawan di kantorBNNK Batang.

“Sebagian sudah dibagikan, sebagian lagi masih di kantor. Masyarakat bisa mengambilnya. Kami juga menghubungi mereka melalui data yang kami miliki,”katanya.

Zaenal menambahkan, dengan adanya relawan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Batang, diharapkan semakin meningkatkan upaya Pencegahan,Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). (FUH/pj)

Advertisements