Home Ekbis RedDoorz, Platform Pemesanan Hotel Online Ekspansi Tiga Kota Di Jateng

RedDoorz, Platform Pemesanan Hotel Online Ekspansi Tiga Kota Di Jateng

289
0
Penyerahan Piagam Kerjasama RedDoorz dengan pemilik properti
***Lebih dari 40 hotel akan ditambahkan di akhir tahun 2018 yang beroperasi sepenuhnya di Semarang, Solo dan Yogyakarta.
       Yogyakarta, 9/3 (BeritaJateng.net)  – RedDoorz, platform pemesanan hotel online terkemuka di Indonesia mengumumkan ekspansinya di Jawa Tengah dengan memiliki lebih dari 110 properti yang akan dioperasikan sepenuhnya pada akhir tahun 2018. Saat ini RedDoorz telah memiliki 73 properti di Jawa Tengah, yang tersebar di Semarang dengan 14 properti, 6 properti di Solo dan 53 properti di Yogyakarta. Kehadiran RedDoorz menjawab kebutuhan wisatawan akan akomodasi yang berkualitas tinggi sehingga memberikan pengalaman yang mengesankan.
         Rishabh Singhi, Chief Operating Officer (COO) RedDoorz mengungkapkan, “Jawa Tengah merupakan lokasi bisnis yang sangat strategis dan juga memegang peranan penting dalam perkembangan kebudayaan Jawa, terutama kota Solo dan Yogyakarta, yang menjadikannya sebagai destinasi wisata populer bagi wisatawan internasional maupun domestik. Semarang merupakan ibukota Jawa Tengah, hal ini membuat Semarang juga menarik untuk destinasi liburan dan bisnis. Ekspansi kami ke Jawa Tengah dan Yogyakarta bertujuan untuk memenuhi permintaan akan akomodasi hotel dengan harga yang murah dan berkualitas. Kami juga berencana untuk meningkatkan kekuatan di pemasaran, operasional dan staf di setiap kota.”
         Ekspansi ke Jawa Tengah dan Yogyakarta merupakan bagian dari rencana besar RedDoorz dalam menjangkau pasar yang lebih luas di Indonesia. Saat ini RedDoorz telah beroperasi di 16 kota dengan sekitar 500 properti yang tersebar di Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Solo, Palembang, Makassar, Medan, Manado, Batam, Lombok, Bali, Malang, dan Aceh.
         Dengan latar belakang pengetahuan yang mendalam pada industri perhotelan dan pariwisata, saat ini RedDoorz mengembangkan teknologi dengan menggunakan analisa data yang bisa memperkirakan secara akurat mengenai permintaan di berbagai area untuk memiliki lebih banyak hotel atau properti sehingga meningkatkan jumlah wisatawan dan secara tidak langsung mengembangkan perekonomian masyarakat setempat.
         “Kami sangat antusias dengan perkembangan pesat RedDoorz di Indonesia. Saat ini kami menjalin kemitraan dengan hotel kelas menengah dan pemilik penginapan dalam menyediakan lebih dari 3000 kamar – yang semuanya dapat diakses melalui platform online kami, sehingga kami dapat meningkatkan keberlangsungan bisnis yang baik bagi mitra,” tambah Rishabh.
         Selain itu untuk membantu kesuksesan mitra, RedDoorz mengadakan program pelatihan yang berfokus pada layanan pelanggan, kebersihan dan perawatan properti, kemampuan komunikasi dan penggunaan teknologi yang ditanamkan kepada para mitra agar mampu dalam mengikuti perkembangan ekonomi digital.
          Dra. Inayati, MSi. Pemilik Hotel RedDoorz Near Universitas Negeri Yogyakarta mengatakan, “Kami sangat senang bekerja sama dengan RedDoorz sehingga kami mampu untuk membidik tamu melalui platform online. Saat ini, platform digital sangat penting di Indonesia terkait dengan maraknya penggunaan smartphone. Dengan adanya pelatihan dari RedDoorz, staf kami mampu menghadapi perkembangan ekonomi digital sehingga memiliki kapabilitas untuk memberikan performa kerja terbaik. Tamu juga sangat senang dapat menemukan properti kami secara online, hal ini mampu meningkatkan peningkatan pendapatan bagi kami.”
          Sementara itu, Rizky Girindra, Pemilik Hotel RedDoorz Near Monumen Jogja yang juga berkesempatan hadir, menyampaikan bahwa salah satu faktor yang paling dirasakan bermanfaat oleh dirinya adalah keuntungan materi atau nett profit yang didapat selama bekerja sama dengan RedDoorz.
         “Properti milik kami saat itu baru selesai dibangun, dan beroperasi sebagai kost-kost-an selama satu bulan. Kemudian tim RedDoorz datang dengan menawarkan proposal yang menarik, dan saat itu saya langsung menyetujui untuk bekerja sama dan bersedia mengubah konsep kost-kost-an bulanan menjadi harian, layaknya hotel. Dalam waktu satu bulan beroperasi dengan RedDoorz, keuntungan yang kami dapatkan sangat memuaskan,” kata Rizky.
          RedDoorz menjalin berbagai kerjasama di Jawa Tengah, yang dapat memberikan keuntungan lebih bagi tamu. Terletak dekat dengan berbagai rumah makan, destinasi wisata, dan pusat perbelanjaan ternama, RedDoorz selalu menyediakan pengalaman lokal terbaik ketika menginap dengan menyediakan layanan yang bernilai tinggi. Diantaranya, untuk Yogyakarta; Jogja Bay Waterpark, Jogja City Mall, Agenda Resto & Vibes, Antologi Collaborative Space, Ekologi Coffee & Coworking Space. Di Solo; Warung Orange Solo dan Warung Tengkleng Mbak Diah. Di Semarang: – Tekodeko Koffiehuis, Impala Space (Coworking Space), dan Legend Coffee.
          “Kami semakin yakin melihat reaksi positif dari para pelanggan kami, hal ini dapat dilihat dengan lebih dari 65% total pelanggan kami menginap kembali di RedDoorz,” tambah Rishabh.
         Sebagai bagian dari kegiatan promosi yang sedang berlangsung, RedDoorz akan menyelenggarakan kegiatan off-air bersama radio Prambors FM Jogja, Prambors FM Solo, dan Trax FM Semarang di beberapa restoran  di kota Semarang, Solo, dan Yogyakarta yang dimulai sejak hari ini sampai 10 Maret mendatang.
         Acara ini terbuka untuk umum dan pengunjung dapat berpartisipasi dalam kegiatan yang menyenangkan dan mengikuti rangkaian kuis bersama keluarga untuk mendapatkan kesempatan memenangkan hadiah menarik dari RedDoorz. RedDoorz juga menawarkan promo harga sebesar Rp 99.000 untuk semua kamar di properti Yogyakarta, Solo dan Semarang sampai dengan tanggal 31 Maret 2018.
          RedDoorz juga sedang menjalankan program RedAsik (RedDoorz Mencari Bintang Akustik) yang para kontestannya berkesempatan untuk tampil di properti RedDoorz di tujuh kota besar di Indonesia, seperti Surabaya, Bandung, Jakarta dan banyak lagi. Sepuluh kontestan terbaik dari seluruh Indonesia akan tampil di tingkat nasional dan memenangkan hadiah total senilai Rp 35 juta.
         Berkantor pusat di Singapura, RedDoorz juga beroperasi di Indonesia dan Filipina. RedDoorz mendapatkan pendanaan dari International Finance Corporation (lembaga investasi yang merupakan bagian dari Grup Bank Dunia), Asia Investment Fund dari Sushquehanna International Group, FengHe Group dan Jungle Ventures. Baru-baru ini, RedDoorz telah mendapatkan pinjaman ventura dari InnoVen Capital, perusahaan peminjaman usaha yang dimiliki Temasek Holdings dan United Overseas Bank.
 (el)