Home Lintas Jateng Redam Gejolak Massa, Kepolisian Pindahkan Kotak Suara Hasil Pilkades  

Redam Gejolak Massa, Kepolisian Pindahkan Kotak Suara Hasil Pilkades  

102
0
Redam Gejolak Massa, Kepolisian Pindahkan Kotak Suara Hasil Pilkades  
        Demak, 3/10 (BeritaJateng.net) – Menindaklanjuti gejolak massa yang tidak puas atas hasil pemilihan Kepala Desa Kebon Batur, kecamatan Mranggen, Demak. Kepolisian Resort Demak mengambil jalan tengah dengan memindahkan kotak suara hasil Pilkades yang disimpan di Kantor Balai Desa Kebon Batur ke Kantor Bupati Demak.
          Menurut Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan mengatakan, hal ini sengaja dilakukan untuk menjaga kondusifitas di wilayah Kebon Batur, mengingat hari Senin (2/10) kemarin, ratusan masa pendukung salah satu calon Kepala Desa Kebon Batur mendatangi Kantor Desa untuk meminta kepada panitia Pilkades untuk membatalkan hasil pemilihan dan menuntut dilakukan pemilihan ulang.
          “Dalam hal ini Panitia dan perwakilan kedua calon sepakat kalau kotak suara kita geser ke Kantor Bupati,” ucap Kapolres.
           Penggeseran kotak suara hannya sebatas pemindahan penyimpanan saja dan bukan untuk dilakukan penghitungan ulang surat suara, meskipun nantinya dilakukan penghitungan kembali, itu bukanlah ranah dari pihak Kepolisian melainkan Panitia dan kedua tim sukses kedua pasang calon.
Redam Gejolak Massa, Kepolisian Pindahkan Kotak Suara Hasil Pilkades  
Redam Gejolak Massa, Kepolisian Pindahkan Kotak Suara Hasil Pilkades

“Kesepakatannya digeser ke Kantor Bupati, dimana dikantor tersebut dinilai lebih netral dan terkait penghitungan ulang itu sepenuhnya wewenang pemerintah kabupaten dan paNitia penyelenggara,” tandas AKBP Sonny Irawan.

          Jika memang ada pelanggaran adminitrasi, lanjut Kapolres, kami serahkan kepada pemerintah kabupaten, namun jika ada pelanggaran pidana maka kami akan menindak sesuai hukum yang berlaku.
         Sementara itu menurut koordinator salah satu pasangan calon Kepala Desa Kebon Batur, Muhammad Hakim, mengatakan, jika dirinya spakat untuk dilakukan penggeseran kotak suara dari Kantor Balai Desa Kebon Batur ke Kantor Bupati Demak, lantaran adanya indikasi kecurigaan terkait Daftar Pemilih Ganda dan fiktif dipergunakan didalam kotak suara tersebut.
          “Kami akan kawal penggeseran kotak suara suara yang dilakukan oleh panitia dan Kepolisian dengan menggunakan Truk menuju ke kantor Bupati, dan kami juga sudah siapkan bukti adanya pelanggaran pilkades kemarin,” kata Hakim. (WB/El)