Home Ekbis Reaktivasi Jalur KA Menuju Pelabuhan Prioritas 2015

Reaktivasi Jalur KA Menuju Pelabuhan Prioritas 2015

image
Ilustrasi

Semarang, 22/12 (Beritajateng.net) – Satuan Kerja Pengembangan Perkeretaapian Jawa Tengah Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan menyatakan penyambungan rel kereta api ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang diprioritaskan pada 2015.

“Dengan tersambungnya jalur (KA, red.) ke pelabuhan, diharapkan Kota Semarang bisa menjadi pusat perekonomian nusantara,” kata Kepala Satker Pengembangan Perkeretaapian Jateng Hendy Siswanto di Semarang, Senin.

Ketika pertama kalinya KA dioperasikan, ia menjelaskan Kota Semarang memang menjadi salah satu pusat perekonomian nusantara, sehingga penyambungan akses rel tersebut diharapkan bisa mengembalikan peran penting Semarang.

Nantinya, kata dia, ada tiga titik strategis yang sekaligus tersambung, yakni Stasiun Ambarawa, yang juga difungsikan sebagai museum KA, Kota Semarang, dan akses perekonomian di Pelabuhan Tanjung Emas.

“Untuk penyambungan akses ke pelabuhan, kami akan hidupkan kembali rel yang sudah puluhan tahun tidak dioperasikan. ‘Track’-nya kurang lebih sepanjang tiga kilometer menuju pelabuhan,” tukasnya.

Ia menjelaskan penyediaan lahan untuk penyambungan akses jalur KA ke pelabuhan itu dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IV Semarang, sementara satker menangani pekerjaan fisiknya.

Terkait kawasan sekitar Stasiun Tawang dan Pelabuhan Tanjung Emas yang kebanyakan lahan “langganan” rob, Hendi mengakui sudah menyiapkan teknologi khusus untuk memudahkan pembangunan jalur KA.

“Kami gunakan konstruksi model matras bambu. Penggunaan bambu memang lebih efisien dalam segi biaya, termasuk kebutuhan tanah untuk menguruk. Jadi, memang lebih hemat dan efisien,” katanya.

Dengan tersambungnya akses KA ke pelabuhan, Hendi mengharapkan nantinya bisa mengurangi kepadatan lalu lintas barang yang selama ini masih didominasi menggunakan truk-truk kontainer besar.

Untuk penyambungan dengan Stasiun Ambarawa, ia mengatakan telah menyelesaikan pekerjaan tahap pertama reaktivasi jalur KA, mulai Stasiun Kedungjati, Grobogan, hingga Stasiun Tuntang, Kabupaten Semarang.

“Kami lakukan pembangunan lantai kerja yang akan digunakan sebagai landasan jalur KA. Sementara pembangunan bantalan dan fisik rel akan diselesaikan pada 2015,” katanya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga akan membangun tiga stasiun untuk proyek reaktivasi jalur KA lintas Ambarawa yang hilang seiring perkembangan zaman sehingga perlu dibangun ulang.(ant/ss)

Advertisements