Home Lintas Jateng Razia Parkir, Sebanyak 35 Kendaraan Kena Tilang 

Razia Parkir, Sebanyak 35 Kendaraan Kena Tilang 

P_20151029_135908

Semarang, 30/10 (BeritaJateng.net) – Sebanyak 35 kendaraan ditilang akibat melanggar larangan parkir di sejumlah titik larangan di ruas-ruas jalan di Kota Semarang, Kamis (29/10).

Dari jumlah tersebut, petugas gabungan Polrestabes Semarang, Dishubkominfo serta petugas Polisi Militer, mendapati 22 kendaraan roda empat dan 18 sepeda motor. Kepada para pelanggar, petugas menahan SIM dan STNK mereka.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Perparkiran Dishubkominfo Kota Semarang Danang Kurniawan yang ditemui di lokasi mengatakan penertiban parkir liar itu merupakan agenda rutin setiap bulan.

“Ini (penertiban parkir liar, red.) agenda rutin. Artinya, sudah dijadwalkan setidaknya setiap bulan. Untuk hari ini, kami melibatkan kepolisian untuk menilang mereka yang melanggar,” katanya.

Ia mengatakan sasaran operasi penertiban parkir liar itu tidak hanya pemilik kendaraan yang parkir sembarangan, namun juga juru-juru parkir yang melanggar karena memakai lahan larangan parkir.

Pemilik kendaraan yang melanggar, tegas Danang, langsung diserahkan petugas kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang, sementara juru parkir dikenai tindak pidana ringan.

“Pokoknya, pemilik kendaraan yang kedapatan parkir sembarangan, parkir liar di titik larangan parkir kami tindak. Termasuk di Jalan Pandanaran yang menjadi titik larangan parkir,” katanya.

Pada penertiban parkir liar itu, petugas Dishubkominfo Kota Semarang juga terlihat melakukan penggembosan ban sejumlah kendaraan, baik mobil dan sepeda motor yang melanggar larangan parkir.

“Kami gembosi (ban, red.) tadi karena pemiliknya tidak keluar. Kami sudah panggil berkali-kali (pemilik kendaraan, red.), namun pemiliknya tidak keluar juga. Ya sudah, kami gembosi,” katanya.

Menurut dia, penggembosan kendaraan bermotor yang diparkir sembarangan itu dilakukan untuk menimbulkan efek jera bagi pemiliknya agar tidak mengulangi tindakannya parkir di titik-titik larangan.

“Parkir di tikungan juga melanggar. Ada atau tidak ada rambunya, kalau di tikungan, ya, jelas dilarang (parkir, red.),” kata Danang.

Penertiban parkir liar oleh petugas gabungan itu dilakukan di sejumlah ruas jalan, seperti sepanjang Jalan Pandanaran, Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Ahmad Yani, dan kawasan Simpang Lima Semarang. (Bj)