Home Headline Razia Kos-kosan, Dua Pemuda Diduga Pengedar dan Pengguna Narkoba Diamankan Polisi

Razia Kos-kosan, Dua Pemuda Diduga Pengedar dan Pengguna Narkoba Diamankan Polisi

Petugas gabungan menggeledah kos-kosan dan mendapati seorang pemuda yang diduga pengedar narkoba jenis pil koplo dan seorang lagi diduga pengguna narkoba jenis sabu-sabu.
Petugas gabungan menggeledah kos-kosan dan mendapati seorang pemuda yang diduga pengedar narkoba jenis pil koplo dan seorang lagi diduga pengguna narkoba jenis sabu-sabu.
Petugas gabungan menggeledah kos-kosan dan mendapati seorang pemuda yang diduga pengedar narkoba jenis pil koplo dan seorang lagi diduga pengguna narkoba jenis sabu-sabu.

Semarang, 15/9 (BeritaJateng.net) – Untuk meminimalisasi maraknya peredaran narkoba, tim gabungan dari BNNP Jateng dibantu Polisi Militer Kodam IV Diponegoro dan Satres Narkoba Polrestabes Semarang beserta Satpol PP kembali menggelar operasi rutin, Senin (14/9) malam.

Kali pertama petugas menyisir tempat kos-kosan yang berada di kawasan Depoksari, Pedurungan, Semarang. Seluruh penghuni kos baik laki-laki maupun perempuan tak luput dari pemeriksaan petugas. Selain untuk mencari barang haram tersebut, beberapa pasangan yang diketahui bukan sepasang suami istri juga ikut didata oleh petugas.

Dari tempat ini petugas mendapati seorang pria berinisal IL (22) warga Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis pil koplo. Pasalnya, saat digeledah di dalam kamarnya, petugas menemukan banyak pil yang diduga akan diedarkan di sejumlah wilayah.

Pria yang diketahui memiliki banyak tato di tubuhnya ini sempat ingin mengelabuhi petugas. Pasalnya, saat didodok pintu kamarnya, yang bersangkutan berusaha bersembunyi dan enggan keluar dari dalam kamarnya, sebelum akhirnya berhasil diamankan petugas.

Selanjutnya, pria tersebut dibawa dan diamankan oleh petugas, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Seorang pemuda digelandang polisi usai dilakukan tes urin dan terbukti menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.
Seorang pemuda digelandang polisi usai dilakukan tes urin dan terbukti menggunakan zat adiktif.

Operasi kemudian bergeser di kos-kosan mewah yang berada di kawasan Brotojoyo, Semarang Utara. Demikian halnya dengan tempat sebelumnya, setiap penghuni kamar kos tak luput dari pemeriksaan petugas. Hasilnya, ditemukan 1 orang diduga positif menggunakan narkoba jenis sabu. Selain itu juga beberapa penghuni yang diduga tidak memiliki kartu identitas resmi ikut dibawa petugas.

Sementara itu, Kabid Pemberantasan Narkoba BNNP Jateng, AKBP Suprinarto menjelaskan dari jumlah 36 orang yang dilakukan tes urin, 1 diantaranya positif menggunakan sabu.
Dalam operasi yang dilakukan oleh BNNP Jateng selama 6 bulan terakhir, dijelaskan Suprinarto, pihaknya telah menemukan sebanyak 42 orang yang positif memakai narkoba. Dari jumlah tersebut, 4 diantaranya telah menjalani proses hukum lebih lanjut dan beberapa diantaranya dalam proses rehabilitasi.

“Kegiatan operasi ini tidak hanya dilakukan di Semarang, melainkan di beberapa daerah lain yang ada di Jawa Tengah. Dari bulan Maret sampai sekarang, kita dapatkan 42 orang positif, 4 orang diantaranya telah diproses secara hukum,” jelasnya. (bjt02)