Home Headline Rayakan Ulang Tahun ke 140, SMA N3 Semarang Gelar Desanov

Rayakan Ulang Tahun ke 140, SMA N3 Semarang Gelar Desanov

373
0
Subsie Perisai Diri unjuk kebolehan menampilkan atraksi dalam acara Desanov merayakan Ulang tahun ke 140 SMA N3 Semarang.

Semarang, 2/11 (BeritaJateng.net) – SMA Negeri 3 Semarang merayakan Hari Ulang Tahun ke 140 dengan menyelenggarakan serangkaian kegiatan dan perlombaan bertajuk Demo Satu November atau Desanov.

          “Desanov itu artinya Demo Satu November yakni perayaan ulang tahun SMA Negeri 3 Semarang ke 140 tahun,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 3 Semarang, Maskur.
           Menurutnya, ada beberapa kegiatan yang digelar, mulai dari Pensaga atau Pentas Seni SMA N3 Semarang dengan guest star Ari Lasso. Ada pula Diskusi Panel yang digelar ALSTE (Alumni SMA N3 Senarang) yang menghadirkan dua menteri yakni Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi dan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani.
         Tak hanya itu, lanjut Maskur, ada pula kegiatan penanaman ribuan mangrove yang dilakukan oleh siswa dan puncaknya lomba-lomba serta pertunjukan kemampuan ekstrakurikuler atau Subsie di SMA Negeri 3 Semarang.
Beragam perlombaan memeriahkan Desanov SMA N3 Semarang

          “Mengenang jasa para pendiri dan pendidik masa lampau, digelar pula ramah tamah dan silaturrahmi dengan mantan Kepala Sekolah, Guru dan Karyawan yang telah purna di ruang Multimedia SMA3 Semarang,” katanya. 

          Senada dengan Maskur, Seksi Acara Desanov, Sinta Yodilia mengatakan, lomba-lomba seperti jalan sehat, galimpics atau estafet, voli air menyedot perhatian siswa-siswi untuk berkompetisi.
           “Beragam perlombaan ini bertujuan untuk mengekspresikan karya dan kemampuan para siswa, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap SMA Negeri 3 ini,” imbuhnya.
           Salah satu Ekstrakurikuler atau Subsie yang menarik perhatian yakni Subsie Perisai Diri. Sebanyak 27 orang menampilkan keahliannya yang terkesan ekstrim.
           Subsie Perisai Diri yang diketuai oleh Wildan Ilyasa ini berhasil memukau para siswa dengan berbagai pertunjukan yang menguras adrenalin. 
           Mulai dari Senam Dasar satu, kemudian dilanjukan dengan seni tunggal, tangan kosong, minang, tongkat, baton, karambit dan pisau.
          Salah satu anggota Subsie Perisai Diri, Wahyu Cahyo Sahputro mengaku, hanya latihan selama dua hari untuk dapat unjuk kebolehan menebas 4 genteng dengan tangan kosong.
            “Atraksi yang dilakukan Subsie Perisai Diri yakni memecahkan bata menggunakan tangan dan siku. Mematahkan tongkat memakai kaki dan tangan. Serta menebas 4-8 buah genteng pakai gerakan tangan,” kata Wahyu yang juga siswa XI IPS 1 ini.
Subsie Perisai Diri unjuk kebolehan menampilkan atraksi dalam acara Desanov merayakan Ulang tahun ke 140 SMA N3 Semarang.

Tak hanya itu, lanjut Wahyu, ada pula atraksi memecahkan lima beton putih dengan siku. Memecahkan dua buah Bisgot dengan siku dan tangan dan menebas papan setebal 1,5 cm dengan siku.

          “Sebanyak 27 anggota Perisai Diri dari kelas X, XI, dan XII ikut unjuk kemampuan,” imbuhnya.
            Meski ia berlatih hanya dua hari untuk bisa unjuk kebolehan menebas 4 genteng dengan tangan kosong, namun Wahyu mengaku setiap hari terus berlatih penyaluran agar kuat fisik dan berlatih seni bela diri agar luwes dan tetap terjaga kondisi tubuhnya. (AK/El)