Home Life Style Ratusan Pelajar Demak, Antusias Menonton Film Edukasi SFFi

Ratusan Pelajar Demak, Antusias Menonton Film Edukasi SFFi

181
0
Ratusan Pelajar Demak, Antusias Menonton Film Edukasi SFF

Demak, 31/10 (BeritaJateng.net) – Science Film Festival (SFF) Tahun 2017 bertajuk Anthropocene ( era manusia) yang dilaksanakan Mts Qodiriyah bekerjasama Goethe Institut (Lembaga Kebudayaan Jerman yang berkedudukan di Jakarta) , berlangsung meriah, Selasa (31/10/2017).

Ratusan pelajar SD, MI dan Mts di wilayah Dempet, antusias menikmati pemutaran film edukasi yang diputar di aula Mts Qodiriyah yang terletak di Desa Harjowinangun, Kecamatan Dempet, Demak.

Para pelajar dari berbagai jenjang pendidikan itu, datang berombongan dengan dikawal oleh guru pendampingnya.

Nailys Syifa, Volunteer SFF, perwakilan Goethe Institute , mengatakan, Program SFF Tahun 2017 ini, total ada 12 film yang diputar.

Film-film tersebut berkait dengan segala isu tentang lingkungan, seperti urbanisasi, mobilitas, evolusi, sumber energi baru dan perubahan iklim.

“SFF ini bertujuan untuk menghubungkan dan merangkul anak anak Indonesia dengan ilmu pengetahuan melalui film yang sangat menarik diikuti dengan program ekperimen. Kabupaten Demak, baru pertama kali ada program SFF ini,” kata Nailys yang juga perwakilan dari Universitas Paramadina Jakarta.

Mayoritas film dipertontonkan kepada para pelajar adalah gambaran masa depan.

Dampak-dampak apa saja yang bakal dirasakan ketika aktivitas manusia tidak begitu ramah terhadap ekosistem lingkungan sekitarnya.

Dan era atau masa dimana terjadi perubaham di bumi baik teknologi maupun lingkungan, karena adanya manusia, oleh para pakar disebut sebagai Anthropocene.

“Melalui film ini, kami ingin mengajak para pelajar Demak sebagai generasi penerus bangsa ini, untuk kembali merenung.
Bagaimana selama ini manusia sebenarnya telah mengubah planet bumi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Mts Qodiriyah, M Latif Rowi, mengapresiasi Program Science Film Festival (SFF) Tahun 2017 yang digelar Goethe Institute di madrasahnya.

Mts Qodiriyah merupakan satu dari 38 kota tempat program tersebut dilaksanakan.

“Film-film yang ditontonkan sangat inspiratif. Kami jelas merasa bangga, madrasah kami yang berada di pelosok desa menjadi salah satu tempat pemutaran film edukasi bertaraf internasional. Semoga ini berkesinambungan dan terimakasih kami sudah dipercaya menjadi tempat pelaksanaan program ini,” kata Rowi didampingi Waka Humas, Isnaeni Salim.

Dari kegiatan itu, dia berharap, para pelajar di Kota Wali sebagai generasi penerus bangsa dapat menimba ilmu dan film film tersebut menginspirasi mereka.

“Tadi, selain pemutaran film, para siswa diajak bereksperimen terkait sains. Diantaranya ada film tentang kertas daur ulang dari kotoran gajah, para siswa praktek melipat kertas agar bisa mengangkat beban,” terangnya.

“Adanya pemutaran film edukasi ini, juga menjadi ajang promosi sekolah dan motivasi kepada anak anak, supaya memiliki animo besar belajar ke madrasah,” pungkasnya. (Bj/EL)