Home Headline Ratusan Liter Miras Oplosan dari Penjual dan Produsen Dirazia Polisi

Ratusan Liter Miras Oplosan dari Penjual dan Produsen Dirazia Polisi

287
0
Ratusan Liter Miras Oplosan dari Penjual dan Produsen Dirazia Polisi
      Semarang, 11/4 (BeritaJateng.net) – Kepolisian Kota Besar Semarang Selasa  (11/4) malam melakukan operasi penyakit masyarakat dengan sasaran penjual minuman keras dalam rangka operasi cipta kondisi mantab praja.
       Razia yang dipimpin oleh Komandan Kompi (Danki) Dalmas Polrestabes Semarang AKP Yustinus menyasar tiga titik yang ditengarai merupakan pusat penjualan miras oplosan jenis ciu.
      “Operasi cipta kondisi mendukung operasi mantab praja, ini merupakan kegiatan Kepolisian dalam rangka melindungi masyarakat dari penggunaan minuman keras yang tidak standar, jangan sampai masyarakat menjasi korban dari miras oplosan,” ungkap Komandan Kompi (Danki) Dalmas Polrestabes Semarang AKP Yustinus saat razia, Selasa (11/4).
       Razia dilakukan di tiga tempat yakni di depan Gereja Katedral,  Jalan Hasanudin dan disekitaran Stasiun Tawang. Rasia minuman keras ditujukan para para penjual dan produsen minuman keras oplosan.
Ratusan Liter Miras Oplosan dari Penjual dan Produsen Dirazia Polisi

Dalam razia, salah seorang penjual sekaligus produsen miras oplosan,  di jalan Hasanudin,  sempat berdalih kepada petugas, jika minuman keras yang dijual merupakan jamu.  Namun saat ditanya mengenai ukuran dalam membuat minuman keras sang penjualpun tidak bisa bicara.

        “Dua lokasi yang menjadi sasaran kita hanya ditemukan puluhan botol ciu kemasan air mineral dan derigen yang diduga masih belum dioplos,” ujarnya.
        Sementara di kawasan Stasiun Tawang,  petugas mendapati minuman keras dengan kandungan alkohol mendekati seratus persen. Pasalnya saat disulut api, minuman keras oplosan yang di jual menyala.
       “Lokasi ini emang sudah menjadi target operasi kami, karena disinyalir merupakan pusat penjualan terbesar di kawasan Semarang Utara,” tambahnya.
       Sebanyak 150 liter miras oplosan, terdiri  4 kemasan plastik dan 130 botol mineral berbagai ukuran  berhasil diamankan dalam rasia miras di wilayah Kota Semarang.
       Operasi penyakit masyarakat yang dilakukan Jajaran Polrestabes Semarang ini digelar untuk menjaga kondusifitas Kota Semarang dari segala tindak kejahatan. Selain itu juga mengurangi dampak yang ditimbulkan seperti korban jiwa maupun kriminalitas dari peredaran minuman keras oplosan.
       “Dari razia ini berhasil diamankan 20 liter miras kemasan plastik dan 130 botol mineral berukuran 1,5 liter,” imbuhnya.
        Para penjual maupun produsen minuman keras oplosan yang diamankan, di kenakan tipiring –tidak pidana ringan dengan ancaman hukuman 3 bulan dan denda 50 juta rupiah. Sementara ratusan liter minuman keras di sita petugas selanjutnya akan dimusnahkan.
       Razia akan terus dilakukan Aparat Kepolisian selain membrantas penyakit masyarakat juga untuk menjaga kondisi kota Semarang. (Nh/El)