Home Hukum dan Kriminal Ratusan Botol Miras Diamankan Polres Kudus

Ratusan Botol Miras Diamankan Polres Kudus

506
Waka Polres Kompol Yunaldi menunjukan ratusan botol miras hasil operasi pekat. Foto/pjh

Kudus, 19/12 (Beritajateng.net)- Polres Kudus berhasil menyita 284 botol minuman keras dari berbagai merek dan 288 liter minuman keras oplosan. Berbagai minuman keras tersebut disita selama digelar operasi penyakit masyarakat (pekat).

”Ratusan minuman keras ini diperoleh dari hasil operasi di masyarakat sedang penjual minuman keras yang berhasil ditindak mencapai 23 orang,” kata Kapolres Kudus AKBP Bambang Murdoko melalui Waka Polres Kompol Yunaldi, Jum’at.

Dikatakan, operasi pekat tersebut digelar sejak Jumat (12/12) dalam rangka Operasi Lilin Candi 2014. Operasi tersebut, sekaligus upaya cipta kondisi menjelang perayaan hari besar keagamaan dan hari besar nasional.

Ditambahkan, orang yang tepengaruh minuman keras di tempat keramaian, sering memicu terjadinya perkelahian, keributan, bahkan kejahatan. Sementara, perda di Kabupaten Kudus ada yang mengatur minuman mengandung alkohol tidak boleh diperjual belikan di wilayah Kudus.

”Artinya, secara aturan daerah minuman yang boleh diperjual belikan tidak boleh mengandung alkohol alias nol persen,” tambahnya.

Walau sudah dilakukan operasi oleh polisi maupun Sat Pol PP, katanya, namun masih ada minuman keras yang beredar di Kudus. Untuk itu, pihaknya berharap partisipasi masyarakat ikut membantu meminimalisir peredaran miras di Kudus.

”Kenyataan dilapangan masih ada penjual dan pembeli minuman keras melakukan transaksi secara sembunyi-sembunyi. Disinilah partisipasi masyarakat kita perlukan,” tegasnya.

Setelah Natal dan Tahun Baru, masih kata Waka Polres, pihaknya akan terus melakukan operasi peredaran minuman keras. Harapannya, dengan dilakukan operasi terus menerus akan timbul efek jera sehingga tidak mengulangi perbuatannya kembali.

Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kudus nomor 12 Tahun 2004 tentang Kandungan Minuman Beralkohol Nol Persen, pengedar minuman keras diancam dengan hukuman maksimal 3 bulan penjara dan denda maksimal Rp 5 juta. (pjh/ss)