Home Headline Ratusan Batang Petasan Ilegal Disita Polisi

Ratusan Batang Petasan Ilegal Disita Polisi

Tim gabungan jajaran Polres Kendal melakukan razia petasan disejumlah tempat seperti di pasar Weleri, Kamis (25/6) siang.
Tim gabungan jajaran Polres Kendal melakukan razia petasan disejumlah tempat seperti di pasar Weleri, Kamis (25/6) siang.

Kendal, 25/6 (BeritaJateng.net) – Ratusan batang petasan ilegal dan tanpa surat ijin edar, berhasil diamankan jajaran Shabara, Reskrim dan Intel Polres Kendal dalam sebuah razia petasan yang dilakukan disejumlah tempat seperti Pasar Weleri Kecamatan Weleri, Kamis (25/6) siang.

Sempat terjadi adu mulut antara polisi dengan pedagang, dan menolak jika petasan kembang api dagangannya disita. Para pedagang berdalih, bahwa kembang api yang dibeli dari agen sudah mempunyai ijin edar.

Budi Santoso (40) salah seorang pedagang sempat menolak saat petasan yang disita itu hendak dibawa dan dimasukkan ke mobil patroli. Namun petugas tetap membawanya, karena setelah dilakukan pengecekan, ternyata petasan tersebut tidak masuk dalam daftar ijin edar.

“Semua dagangan petasan kembang api yang saya jual ini telah memiliki surat ijin edar dan jual. Saya mohon agar jangan di sita,” ujarnya kepada Wartawan.

Budi mengatakan bahwa petasan yang dijualnya itu bukan barang titipan, namun dibelinya dari sebuah agen untuk dijual kembali. Sehingga jika disita petugas, dirinya mengalami kerugian dan tidak bisa meminta ganti ke agen yang bersangkutan.

“Kalau barang dagangannya saya disita, lalu saya harus jualan apa. Lha wong  modal dagangan ini semua itu saya dapat melalui dari hutang,” ungkapnya.

Kabag. Ops Polres Kendal AKP Arianto Salkery mengatakan, petasan yang tidak mempunyai ijin edar dan tidak masuk dalam daftar, diamankan petugas karena termasuk barang ilegal.Dalam razia tersebut, setidaknya petugas berhasil menyita sebanyak 200 batang petasan kembang api yang diduga tidak memiliki izin edar yang dijual bebas oleh para pedagang.

“Salah satunya yakni, petugas melokalisir ke sejumlah pedagang yang ada di pasar-pasar seperti ini. Dalam razia ini, petugas berhasil menyita ratusan batang petasan kembang api yang diperjual belikan secara bebas tanpa memiliki surat ijin jual,” terangnya.

Petugas tidak hanya memeriksa nomor seri kembang api yang dijual, tetapi juga memeriksa dan mencari petasan berbahaya yang mungkin sengaja disimpan di dalam kardus. Selain itu, petugas juga memeriksa setiap sudut lapak pedagang, barangkali disembunyikan pedagang.

Lanjutnya, razia gabungan ini awalnya menyisir pedagang petasan dan kembang api, yang berjualan di Pasar Weleri Kendal. Petugas memeriksa surat ijin edar, petasan yang diperbolehkan dari kepolisian dan mencari kembang api ilegal serta petasan.  

Razia kemudian dilanjutkan ke sebuah toko kembang api, yang menjadi distributor wilayah Weleri.(BJ019)