Home News Update Ratusan Atlet Tenis Meja Ikuti Kejurnas Di Semarang

Ratusan Atlet Tenis Meja Ikuti Kejurnas Di Semarang

tenis meja
tenis meja
tenis meja
ilustrasi

Semarang, 26/11 (BeritaJateng.Net) – Sebanyak 154 atlet dari 26 provinsi mengikuti Kejuaraan Nasional Tenis Meja Piala Gubernur Jawa Tengah di GOR Jatidiri, Semarang, 27-30 November 2014.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jateng Widya Kandi saat pembukaan kejurnas di Semarang, Rabu (26/11) malam, mengatakan para atlet tersebut akan berlaga pada nomor beregu putra dan putri, kemudian nomor perorangan hanya mempertandingkan tunggal putra dan putri.

Ke-26 provinsi yang tampil pada kejurnas antara lain Daerah Istimewa Yogyakarta, Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung, Sulawesi Utara, Bali, Sumatera Selatan, Riau, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nanggroe Aceh Darussalam, Papua, Papua Barat.

Selain itu, kata Widia Kandi yang juga Bupati Kendal tersebut, pada saat yang bersamaan juga diselenggarakan kejuaraan daerah tenis meja se-Jawa Tengah yang diikuti 358 atlet dari 30 kabupaten/kota.

“Kejurda Jateng mempertandingkan kelompok umur usia dini, kadet, pemula, junior, dan umum,” ujarnya.

Kejurnas Piala Gubernur Jateng dibuka Ketua Umum Pengurus Pusat (PTMSI) Komjen (Purn) Oegroseno, yang dihadiri Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Biro Bintal Sekda Provinsi Jateng Apriyantono, Kadispora Budi Santoso, Plt Ketua KONI Jawa Tengah Hartono, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Oegroseno mengatakan kepengurusan organisasi tenis meja saat ini sedang dilanda persoalan terkait adanya dua PTMSI, tetapi pihaknya tidak ingin berpolemik di media karena akan menghabiskan tenaga.

“Saya tidak ingin berpolemik di media karena capek, lebih baik saya serahkan kepada Pengadilan Tata Usaha Negara untuk menyelesaikannya,” kata mantan Wakapolri itu.

Menurut dia, sudah ada keputusan dari PTUN yang memerintahkan KONI Pusat untuk melantik PP PTMSI di bawah pimpinan Oegroseno dan membekukan PTMSI pimpinan Marzuki Alie. “Putusan PTUN hanya itu,” katanya.

Terlepas dari persoalan itu, Oegroseno meminta kepada para atlet untuk fokus bermain tenis meja saja. “Kalau dalam kejurnas ini yang menang jangan menang-menangan dan yang kalah jangan terlalu kecewa, yang penting tetap berusaha,” tambahnya.

Sebelumnya, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berharap di sela-sela mengikuti pertandingan kejurnas, para peserta bisa menikmati wisata yang ada di Kota Semarang, termasuk kuliner yang harganya murah.

“Di sini (Semarang) ada wisata religi seperti Masjid Agung Jawa Tengah, Gedung Batu, dan lain sebagainya. Kemudian juga ada pusat jajanan di kawasan Simpang Lima yang harganya setara dengan harga pedagang kaki lima,” katanya. (ant/pri)