Home Headline Rapat Dewan Pengupahan Berlangsung Ricuh

Rapat Dewan Pengupahan Berlangsung Ricuh

Pengupahan

Semarang, 22/9 (BeritaJateng.net) – Rapat pleno dewan pengupahan kota Semarang ricuh, perwakilan kelompok serikat pekerja gebrak dan naik meja tidak terima ucapan Ketua Dewan Pengupahan Kota Semarang Eddy Riyanto, Selasa (22/9) siang.

Anggota dewan pengupahan sekaligus dari Unsur Serikat Pekerja Independent (SPI) Suwardiyono langsung naik pitam ketika Eddy menyatakan serikat pekerja pasar Langgar telah menyetujui nominal upah pekerja senilai Rp. 1.772.000, serta nominal lain yang disetujui ketua dewan tanpa kesepakatan.

“Persetujuan upah secara sepihak ini, kami mengajukan Rp. 2.065.355,17. Kok yang disetujui ketok palu Rp. 1.772.000, kami kecewa ketika dewan pengupahan semacam ini,” ujar Suwardiyono dengan emosional sembari naik diatas meja rapat.

Ia menyatakan jika pada rapat pleno semalam (21/9) belum terjadi kesepakatan nominal namun telah dikatakan sepakat. Ketua Dewan Sidang Eddy lalu keluar atau walk out dari sidang dan masa semakin ricuh.

“Sejak kemarin dewan pengupahan sudah memulai pengusulan, namun tidak ditanggapi positif oleh ketua dewan sidang rapat pleno. Harusnya hari ini agendanya rekapitulasi KHL bulan September dan perhitungan KHL Desember namun kami mencium gelagat tidak baik. Yakni tidak transparansinya data serta manipulasi survei. Itu pemerintah memanipulasi survei sehingga kami minta pemkot membuka hasil rekapnya sebanyak ada 36 item,” katanya.

Bahkan, lanjutnya, sampai tadi malam pimpinan sidang walk out. Hari ini agendanya menghitung KHL September dan perhitungan KHL Desember. Agar Rabu bisa disetor ke Pj walikota Semarang.

“Kami khawatir angka yang disepakati itu dipelintir, makanya kami protes karena pimpinan sidang rapat pleno tidak bijak,” katanya. (Bj05)