Home News Update Raden Arief Nugroho, Figur Peduli Disabilitas 2019 

Raden Arief Nugroho, Figur Peduli Disabilitas 2019 

249
Raden Arief Nugroho, Figur Peduli Disabilitas 2019 

Semarang, 16/7 (BeritaJateng.net) – Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) DPD Jawa Tengah memberikan penghargaan kepada Dr. Raden Arief Nugroho sebagai Figur Peduli Disabilitas 2019.

Penghargaan tersebut diberikan karena perhatiannya untuk perkembangan positif para disabilitas, khususnya tunanetra di Jawa Tengah. Penghargaan diberikan pada 1 juli 2019 yang lalu dan bertempat di Sekretariat Pertuni Jateng yang berlokasi di Jl Badak III No 62, Semarang.

Ketua Pertuni Jateng, Edy Satyo Joewono, SH mengatakan penghargaan tersebut diberikan karena Fakultas Ilmu Budayadibawah asuhan Dr. Raden Arief Nugrohosangat peduli dengan mahasiswa-mahasiswi penyandang disabilitas. Menurutnya penyandang disabiltas juga memiliki hak yang sama untuk menempuh pendidikan.

“Kami sangat bangga punya figure sepertiDr. Raden Arief Nugroho yang mau peduli terhadap penyandang disabilitas. Di udinus pun banyak menerima mahasiswa yang penyandang disabilitas dan para dosennya juga mengajarkan dengan penuh kesabaran,” ujarnya terkait penghargaan Figur Disabilitas 2019.

Sementara itu,Dekan FIB Udinus sekaligus penerima penghargaan, Dr. Raden Arief Nugroho menjelaskan bahwa pengahragaan tersebut menjadi pelecutdirinya untuk selalu memikirkan masa depan para disabilitas, khususnya dalam hal pendidikan.

Menurutnya, pembelajaran yang diterapkan di FIB menggunakansistem pembelajaran inklusif yang dijalankan oleh para dosen, mahasiswa disabilitas, bahkan mahasiswa nondisabilitas.

“Menurut saya sistem pendidikan yang baik yakni pendidikan yang terbuka untuk semua lapisan dan golongan masyarakat.Kami di FIB menggunakan sisem inkusif dan hal itu berbuah manis karena para mahasiswa disabilitas dan non disabilitas semuanya berprestasi. Satu diantarnaya mahasiswa penyandang disabilitas mendapatkan beasiswa S-2 di Australia,” ungkapnya.

Sistem Inklusif sendiri merupakan sistem layanan pendidikan yang mengatur agar difabel dapat dilayani di jenjang pendidikan terdekat, di kelas reguler bersama-sama teman seusianya. Tanpa harus dikhususkan kelasnya, siswa dapat belajar bersama dengan aksesibilitas yang mendukung untuk semua siswa tanpa terkecuali difabel.

Udinuspun juga diumumkan menjadi pemenang Hibah Bantuan Penerapan Inovasi Pembelajaran Khusus di Perguruan Tinggi. Hibah tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) Kemenristekdikti. Hibah dariKemenristekdikti, berkat predikat kampus inklusif yang telah dijalankan sejak lama. (El)