Home Headline Quiksilver Digugat Rp11,8 miliar

Quiksilver Digugat Rp11,8 miliar

quiksilverDenpasar, 19/2 (Beritajateng.net) – CV Putri Ayu melalui kuasa hukumnya, Wayan Purwita menggugat pihak quiksilver Indonesia sebesar Rp11,8 miliar karena memutus kerjasama lisensi toko secara sepihak.

“Gugatan ini kami layangkan karena quiksilver memutus secara sepihak kerjasama lisensi yang seharusnya berlaku hingga 1 November 2018,” ujar Wayan Purwita, Selaku Kuasa hukum CV Putri Ayu, di Denpasar, Kamis.

Quiksilver adalah usaha bisnis dari Amerika Serikat (AS) yang bergerak dibidang penjualan pakaian, sepatu, asesoris untuk kebutuhan olahraga selancar air.

Ia menuturkan awal pemberhentian kerjasama oleh quiksilver Indonesia terhadap CV Putri Ayu berawal dari memutus kerjasama dengan dua orang warga negara Australia yang bekerja di CV Putri Ayu itu.

Kedua orang warga negara Australia itu yakni Turner Leigh Michael dan Johanes Richard Forrester yang tidak ada kaitan hukumnya dengan quiksilver Indonesia.

Namun, dalam surat pemutusan kerjasama yang ditandatangani, Paul Hutson CEO quiksilver Indonesia meminta pihak penggugat agar kedua warga negara autralia itu dipulihkan.

Kedua negara Autralia tersebut sebagai pembantu permodalan dalam CV Putri Ayu dalam menjalin hubungan kerjasama selama lima Tahun sejak 11 Juli 2008 hingga 11 Juli 2013.

Oleh karena masa kerjasama berakhir, pihak penggugat memberhentikan kerjasama dengan dua warga negara Australia itu.

Padahal kerjasama dengan dua orang warga negara autralia itu sudah berakhir pada 11 Juli 2013 sehingga berbuntut pada penyegelan toko milik penggugat di Seminya Squer oleh kelompok orang yang tidak dikenal oleh suruhan tergugat.

“Padahal CV Putri Ayu sudah mengkonfirmasi pemberitahuan pembaruan kembali kepada pihak quiksilver Indonesia pada 3 Desember 2014,” ujarnya.

Karena sudah dirugikan secara materiil dan Immateriil, CV Putri Ayu menggugat pihak quiksilver Indonesia sebesar Rp11,8 miliar dan kepada kedua warga negara Australia Rp3,7 miliar.(ant/bj02)

Advertisements