Home Ekbis Puskesmas 5G Semarang Permudah Layanan dengan Cashless Go-Pay

Puskesmas 5G Semarang Permudah Layanan dengan Cashless Go-Pay

235
Pembayaran tagihan puskesmas menggunakan dompet digital Go-Pay.

Semarang, 20/10 (BeritaJateng.net) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang telah menerapkan inovasi pelayanan 5G (gesit, ga antre, ga ribet, gratis, dan go cashless) di 37 Puskesmas.

Untuk memudahkan proses pembayaran, pihaknya kini telah menggandeng pihak ketiga yakni dompet digital Go-Pay, untuk membantu pelayanan go cashless yang mempermudah dalam melakukan pembayaran.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, Moh. Abdul Hakam mengatakan, pengaplikasian protokol kesehatan dengan penggunaan cashless memakai Gopay juga sebagai upaya meminimalisir sentuhan jari.

“Sekarang bisa bayar lewat Gopay, tidak perlu pakai uang cash lagi,” ujar Hakam.

Menurutnya, bukan hanya di 37 puskesmas di Semarang saja yang telah menerapkan sistem cashless dengan pembayaran Gopay. Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KRMT Wongsonegoro Semarang juga telah diterapkan sistem ini.

“Kami perbaiki dari segi pelayanan maupun sumber daya manusia (SDM). Pelayanan harus cepat dan terintegrasi, termasuk menggandeng pihak ketiga dalam hal ini Gopay untuk membantu pelayanan go cashless di puskesmas sehingga masyarakat tertarik untuk periksa ke puskesmas,” jelas Hakam.

Pengaplikasian puskesmas 5G di masyarakat sesuai dengan protokol kesehatan yang digalakan pemerintah. Wajib 3M yakni wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan jadi dasar agar masyarakat tidak mengantre panjang dan lama untuk pendaftaran pengobatan dan pemeriksaan, selain itu penggunaan cashless dengan Gopay juga sebagai upaya meminimalisir sentuhan jari.

Selain tetap memperhatikan protokol kesehatan wajib memakai masker dan mencuci tangan dengan air mengalir atau hand sanitizer.

Melalui layanan 5G ini, pihaknya ingin memperbaiki mindset negatif masyarakat terkait pelayanan di Puskesmas.

Masyarakat juga dapat mendaftar secara online melalui program puskesmas tanpa antrean (Pustaka) hanya dengan mengirimkan pesan melalui SMS atau WA ke nomor masing-masing puskesmas.

“Pelayanan gratis juga sudah kami terapkan sejak lama. 37 puskesmas saat ini juga sudah paperless dan buka hingga 17.00 sejak 1 Juli lalu, sedangkan puskesmas go cashless mulai diterapkan sejak lama,” urainya.

Hakam optimis, masyarakat akan terdorong untuk datang ke puskesmas dengan adanya inovasi-inovasi pelayanan tersebut.

“Kami bukan mempengaruhi masyarakat untuk tidak ke rumah sakit, tapi puskesmas itu menjadi upaya kesehatan masyarakat (UKM) dimana kami melakukan upaya preventif,” katanya.

Salah satu pengguna layanan GO-PAY, Andik Susilo mengaku lebih mudah dan cepat menggunakan non tunai, terlebih dimasa pandemi seperti saat ini. “Uang kan bisa jadi media penyebaran Covid-19, makanya sangat terbantu dengan pembayaran tagihan puskesmas menggunakan non tunai Gopay, lebih merasa aman pokoknya,” ujar Andik warga kelurahan Sekayu, Semarang ini.

Sementara itu, Head of Sales GO-PAY, Arno Tse mengatakan, sebagai perusahaan berbasis tekhnologi, GO-PAY ingin memudahkan akses layanan terutama dalam pembayaran non tunai di pusat kesehatan baik di puskesmas maupun rumah sakit.

“Pembayaran non tunai terutama yang terkait aktivitas sehari hari merupakan langkah pertama untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan jasa keuangan,” kata Arno.

Arno menyebut inovasi pembayaran non tunai yang diperkenalkan GO-PAY di Kota Semarang telah mendapatkan sambutan yang baik.

Kolaborasi strategis antara GO-PAY dan Pemkot Semarang, kata Arno, bisa melengkapi layanan Pemerintah Kota Semarang sebagai smart city.

“Jika masyarakat terbiasa memanfaatkan pembayaran non tunai yang transparan dan mudah, maka Pemkot Semarang dapat memperkenalkan inovasi digital lain untuk meningkatkan pelayanan publik,” kata Arno.

Cukup dengan scan kode QR yang tersedia pada loket pembayaran Puskesmas dan Rumah Sait menggunakan aplikasi GOJEK dan memasukkan jumlah yang harus dibayar. “Tanpa ribet, cukup scan sudah bisa bayar tagihan,” katanya. (Bj/El)