Home Headline Punadi Siap Bersaing Dengan Mundjirin

Punadi Siap Bersaing Dengan Mundjirin

image

Ungaran, 8/2 (BeritaJateng.net) –  Memasuki pekan terakhir pendaftaran
bakal calon bupati (cabup) Semarang, yang dilaksanakan PDIP terus
mendapat lirikan dari beberapa masyarakat hingga  politisi.

Bahkan, incumbent Kabupaten Semarang, dr. Mundjirin,  yang telah
mengembalikan formulir pendaftaran pada Selasa (27/1) lalu, kini
mendapat saingan untuk berebut mengendarai partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Saingan dr. Mundjirin kali ini adalah Punadi,  mantan kepala desa
(kades) Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang yang juga telah
mengembalikan formulir  cabup Semarang ke kantor DPC PDIP di Jalan
Soekarno-Hatta, Bawen.

“Benar,  Pak Punadi secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon
bupati Semarang melalui PDIP,” ujar Ketua Panitia Pendaftaran Balon
Bupati dan Wabup Semarang DPC PDIP Kabupaten Semarang, Supriyadi,
Minggu (8/2).

Menurutnya, Punadi merupakan cabup ke dua yang secara resmi telah
mengembalikan berkas pendaftaran untuk calon bupati Semarang.
“Siang tadi, Pak Punadi dengan  didampingi istrinya dan puluhan
pendukungnya, secara resmi telah menyerahkan berkas-berkas
pendaftaran,”tambah Supriyadi.

Ditempat terpisah, ketika  ditanya, apa modal untuk mencalon diri
sebagai bupati Semarang,  Punadi yang pernah menjabat sebagai kepala
desa selama dua kali berturut-turut itu mengatakan, modalnya adalah
dukungan dari sejumlah masyarakat,  seperti sejumlah mantan kepala
desa se-Kabupaten Semarang, kelompok sopir, petani, dan tokoh agama.

“Modal awal saya maju sebagai calon bupati diantaranya kemenangan saya
dalam pilkades dan dorongan dari sejumlah elemen masyarakat. Sebab
kades itu tahu seluk beluk desa, jadi saya optimis mampu memimpin
Kabupaten Semarang,” beber  Punadi.

Dirinya juga  berjanji akan melakukan pembenahan infrastruktur jalan,
pemerataan pembangunan, peningkatan ekonomi produktif dan pengawasan aparatur.
“Itu langkah strategis jangka pendek yang akan saya lakukan nantinya,” jelasnya.

Menurut Ketua Panitia Pendaftaran Balon Bupati dan Wabup Semarang,
Supriyadi, hingga saat ini sudah  ada 7 orang yang mengambil formulir
pendaftaran bupati dan wakil bupati.
“Jika sampai batas waktu penutupan pada 10 Februari 2015 ini belum ada
empat bakal pasangan calon. Maka pendaftaran akan diperpanjang lagi
selama satu minggu,” tandas Supriyadi. (Bj29)