Home Hukum dan Kriminal Puluhan Pasangan Selingkuh Digrebeg di Hotel Melati Kudus

Puluhan Pasangan Selingkuh Digrebeg di Hotel Melati Kudus

15651
Salah satu pasangan selingkuh yang mengaku PNS sedang di periksa petugas di kamar hotel.
Salah satu pasangan selingkuh yang mengaku PNS sedang di periksa petugas di kamar hotel.
Salah satu pasangan selingkuh yang mengaku PNS sedang di periksa petugas di kamar hotel.

Kudus, 16/6 (Beritajateng.net)-Menjelang masuk bulan suci ramadhan, Polres Kudus bersama Satpol PP dan TNI menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) dengan sasaran hotel kelas melati, Selasa (16/6). Dari operasi tersebut, berhasil dijaring 32 pasangan tidak resmi yang tertangkap berada di dalam kamar hotel.

Operasi yang dibagi menjadi tiga tim tersebut, pasangan selingkuh paling banyak didapat di Hotel Star yang ada di Jalan Lingkar Kudus-Jepara tepatnya di wilayah Kecamatan Jati. Di hotel kelas melati yang memiliki 60 kamar ini, didapati 12 pasang tanpa memiliki surat nikah resmi.

”Dari hotel ini ada satu pasangan yang perempuan mengaku sebagai bidan dan pasangannya seorang PNS. Tetapi sampai dimana kebenarannya, kepastiannya baru bisa diketahui nanti saat didata di Polres,” kata salah satu anggota tim ditemui di sela operasi di Hotel Star.

Pasangan lain yang terjaring dalam kegiatan ini, diantaranya di Hotel Surya Kencana dan Hotel Metro yang keduanya juga berada tidak jauh dari lokasi sasaran pertama. Sementara Hotel Chotin dan Hotel Majesty yang juga berada di Jalan Lingkar Kudus-Jepara tetapi berada di wilayah Kecamatan Kaliwungu tidak didapati pasangan selingkuh.

”Di hotel lain yang juga beradadi Jalan Lingkar sini tidak ditemui satupun tamu. Mungkin informasi adanya operasi sudah diterima ketika kita melakukan di tempat pertama, sehingga penghuninya lebih dulu disuruh keluar,” imbuh petugas dari Polres Kudus yang menolak identitasnya disebutkan.

Sementara dari tim lain yang melakukan operasi di beberapa hotel yang ada di Jalan Lingkar Selatan Kudus-Pati, petugas mendapatkan 20 pasangan selingkuh. Mereka terjaring di beberapa hotel diantaranya di Hotel Mahkota, Hotel Kudus Asri, dan Hotel Jati Indah.

Sementara itu menurut Wakapolres Kudus Kompol Yunaldi didampingi penanggungjawab operasi Kasat Sabhara AKP Sukadi mengatakan, dari 32 pasangan yang terjaring operasi tersebut bukanlah suami
istri yang sah yang diduga melakukan perzinaan di hotel. Untuk pendataan lebih lanjut, mereka didata serta dibuatkan berita acara pemeriksaan.

Selain itu, masing-masing pasangan juga diambil gambarnya untuk keperluan dokumen di Polres Sedangkan khusus pelaku perzinaan terhadap anak di bawah umur, menurutnya bisa dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak.

”Informasi sementara ada satu pasangan yang perempuan masih dibawah umur. Untuk kepastiannya, pasangan tersebut sedang diperiksa identitasnya,” sambungnya.

Untuk pelaku yang secara kependudukan memiliki pasangan sah, masih kata Waka Polres, akan dihadirkan istri atau suami sahnya. Sementara pasangan muda yang memang masih berpacaran, akan diberikan pembinaan serta mengundang rukun tetangga (RT) atau kepala desanya.

Terkait dengan adanya pasangan selingkuh yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS), akan dipastikan apakah benar yang bersangkutan PNS. Jika benar, sanksi yang diberikan akan berbeda karena akan diberitahukan kepada atasan tempatnya berdinas.

Dengan adanya kegiatan ini, pihaknya berharap saat memasuki bulan puasa situasi di Kabupaten Kudus tetap kondusif dan kaum muslim yang melaksanakan ibadah puasa juga bisa lebih khusuk. Pihaknya juga berjanji kegiatan serupa akan digelar kembali dengan tetap mengacu pada prosedur yang ada. (BJ12)