Home Hukum dan Kriminal Puluhan Botol Miras Diamankan Dari Sejumlah Warung Di Blora

Puluhan Botol Miras Diamankan Dari Sejumlah Warung Di Blora

1111
0
Puluhan Botol Miras Diamankan Dari Sejumlah Warung Di Blora
        BLORA, 25/9 (BeritaJateng.net) – Satresnarkoba Polres Blora menyita puluhan botol miras berbagai jenis dari sejumlah warung. Puluhan botol miras tesebut disita saat digelarnya kegiatan cipta kondisi 2018 di wilayah kota Blora dan kecamatan jepon.
       Pelaksanaan kegiatan cipta kondisi tersebut difokuskan peredaran minuman keras yang meresahkan masyarakat. Selama ini, peredaran minuman keras begitu mudah dijual bebas tanpa pengawasan di warung-warung.
       “Kegiatan cipta kondisi ini dilaksankan karena bermula dari aduan masyarakat yang resah atas peredaran miras. Dengan demikian kami harapkan bisa terwujud suasana kamtibmas yang tentram, damai, dan aman, jelang pemilu 2019,” kata Kasat Narkoba AKP Suparlan, Selasa (25/09/18).
       Operasi oleh Sat Narkoba ini menyasar empat warung, dengan pemilik Demes, Suwarno, Eko Bagus Susanto diwilayah Kecamatan Jepon dan Suyanto di Kelurahan Bangkle, Kecamatan Blora. Mereka harus merelakan puluhan botol dan kaleng minuman beralkohol miliknya, disita oleh petugas, saat melakukan penyitaan.
       “Meski sudah ada peraturan daerah yang mengatur peredaran dan penjualan miras di Kabupaten Blora. Namun minuman beralkohol berbagai jenis masih saja ada pihak yang coba-coba untuk menjual, tanpa ada ijin resmi. Maka dari itu kita tertibkan,” katanya.
        Barang bukti yang berhasil diamankan berupa minuman tradisional arak jawa 27 botol aqua besar dan 13 botol aqua kecil, 29 botol Bir, serta 12 botol anggur merah. “Saat operasi, penjual yang tidak bisa menunjukkan izin tetap akan dilakukan penyitaan oleh petugas, kemudian para pelaku dikenai pasal tindak pidana ringan,” tandas AKP Suparlan.
        Kasat Narkoba menghimbau kepada masyarakat, jika mendapati warung ataupun masyarakat sipil yang menjual miras agar segera melapor kepada pihak kepolisian. Meski jumlah sedikit, namun hal tersebut harus ditertibkan.
(MN/El)