Home Lintas Jateng Puluhan Angkutan Ditilang Karena Tak Dilengkapi Dokumen

Puluhan Angkutan Ditilang Karena Tak Dilengkapi Dokumen

388
(ilustrasi)

Temanggung, 12/11 (BeritaJateng.Net) – Puluhan angkutan umum ditilang karena tidak dilengkapi dokumen kendaraan dan melakukan pelanggaran teknis pada operasi gabungan Polres Temanggung dan Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika, di kawasan Terminal Madureso Temanggung, Jawa Tengah.

“Kami akan tindak semua kendaraan yang melanggar, terutama yang tidak dilengkapi dokumen kendaraan angkutan umum,” kata Kasi Pengawasan Operasional Dihubkominfo Provinsi Jateng Unit Pelayanan Perhubungan Magelang Widi Tyasmoyo, Rabu (12/11).

Ia menyebutkan dari sejumlah kendaraan angkutan umum, mulai dari angkutan barang hingga angkutan penumpang, yang dirazia terdapat 26 kendaraan angkutan terpaksa ditilang karena tidak dilengkapi dokumen maupun melakukan pelanggaran teknis.

“Rata-rata kendaraan yang kami tilang karena melanggar izin trayek, habis KIR dan beberapa pelanggaran teknik seperti mengunakan ban vulkanisir, tidak ada plat nomor polisi dan beberapa pelanggaran lainnya,” katanya.

Ia mengatakan razia itu rutin dilakukan di empat kabupaten/kota, yakni di Kabupaten Temanggung, Wonosobo, Magelang, dan Kota Magelang setiap satu bulan sekali. Sasaran razia ditujukan pada angkutan umum, bus antarkota dalam provinsi hingga angkutan kota.

Pemeriksaan dilakukan pada dokumen perjalanan dan kelengkapan kendaraan, antara lain kartu pengawasan dan kartu jam perjalanan. Selain itu, pengecekan kelayakan kendaraan dan dilakukan uji teknis pada kendaraan. Hal itu dilakukan secara rutin demi keselamatan penumpang.

Ia mengatakan kegiatan itu sebagai upaya menciptakan ketertiban dan kelancaran serta keselamatan dalam berlalu lintas.

Kepala Bidang Perhubungan Dishubkominfo Kabupaten Temanggung, Cahyono Eko Sembodo mengatakan kendaraan yang melanggar akan ditilang, sedangkan sidang di pengadilan dilakukan pada Kamis (13/11).

“Kami tidak pandang bulu, semua kendaraan yang jelas melanggar akan kami tilang,” katanya. (ant/pri)