Home Ekbis PT Sun Chang Siap Salurkan CSR Rehab RTLH Rp 200 juta

PT Sun Chang Siap Salurkan CSR Rehab RTLH Rp 200 juta

1446
PT Sun Chang Siap Salurkan CSR Rehab RTLH Rp 200 juta
            Purbalingga, 6/6 (BeritaJateng.net)  – Perusahaan rambut palsu PT Sun Chang Indonesia Purbalingga siap salurkan kembali CSR (Corporate Social Responsibility) atau tanggungjawab sosial perusahaan untuk program Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebesar Rp 200 juta. Sebelumnya, perusahaan yang menampung 3000 tenaga kerja ini juga telah merealisasikan  CSR serupa pada 2016 lalu sebesar Rp 300 juta.
            “Tahun ini kami akan berikan lagi CSR kepada Pemda Rp 200 juta. Terserah Pak Tasdi (Bupati-red) untuk apa,” kata General Manager Mr In Chi Mo didampingi Direktur Utama Mr Kim Young Yool saat menerima Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH, MM, Selasa (6/6).
            Kunjungan Bupati ke perusahaan itu untuk memantau kesiapan perusahaan di Purbalingga menjelang lebaran utamanya terkait dengan pemberian THR bagi karyawan. Pada kesempatan itu, Dirut Kim Young Yool mengaku perusahaanya siap memberikan THR pada H-7 lebaran.
            Pada kesempatan tersebut, Bupati Tasdi sangat mengapresiasi komitmen PT Sun Chang dalam memberikan tanggungjawab sosialnya bagi masyarakat Purbalingga. Bahkan Bupati mengaku baru PT. Sun Chang yang rutin memberikan CSR-nya untuk program Rehab RTLH di kabupaten Purbalingga. Bupati juga menunggu perusahaan lainnya untuk peduli dengan program sosial yang dilakukan pemda.
             “Tahun lalu sudah terealisasi CSR untuk Rehab RTLH Rp 300 juta. Tahun ini akan menyalurkan kembali Rp 200 juta, jadi totalnya Rp 500 juta. Mana perusahaan lainnya,” kata Tasdi mempertanyakan kontribusi sejumlah perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) yang belum tergerak untuk membantu masyarakat Purbalingga.
             Sebelumnya, Bupati yang didampingi Sekretaris Daerah Wahyu Kontardi, SH dan jajaran OPD Purbalingga juga mengunjungi PT Indokores Sahabat serta PT. Boyang Industrial. Dua perusahaan ini juga berkomitmen memberikan THR paling lambat H-7. Bahkan PT Boyang Industrial yang biasanya membagi THR pada H-7, tahun ini rencananya akan dilakukan pada H-9 lebaran. (yit/el)