Home Lintas Jateng PT KAI Siap Amankan 15 Titik Jalur KA Rawan Banjir dan Longsor

PT KAI Siap Amankan 15 Titik Jalur KA Rawan Banjir dan Longsor

333
0
PT. KAI Daop 4 sedang melakukan pengecekan jalur Rel Kereta Api, menjelang arus mudik lebaran.

Semarang, 21/6(BeritaJateng.net) – Pada bulan Juni hingga Juli ini curah hujan cukup tinggi, guna mengantisipasi adanya longsor dan bencana banjir, PT. KAI Daop 4 Semarang berencana mengamankan 15 jalur yang dianggap rawan banjir dan rawan longsor pada arus mudik lebaran 2016 ini.

Manager Humas PT. KAI Daop 4 Semarang, Gatut Sutiyatmoko mengungkapkan bahwa ada 15 jalur KA yang dianggap rawan banjir dan longsor. Melihat curah hujan menjelang arus mudik lebaran ini semakin meningkat, PT. KAI Daop 4 bertanggungjawab untuk mengamankan jalur sepanjang 168 kilometer

“Ada 15 titik dari Petarukan, hingga Bojonegoro yang rawan banjir dan tanah langsor,” ungkapnya.

Menurut Gatut, 15 titik rawan tersebut diantaranya yaitu, wilayah Petarukan 1 titik, Kahuripan 1 titik, Kalibodri 1 titik, Kaliwungu hingga Mangkang  4 titik, Poncol 2 titik, Gubug 1 titik, Karangjati 1 titik, Gambringan 1 titik, Randublatung 1 titik, Bojonegoro 1 titik, Kedungjati 1 titik. Dengan begitu pihaknya akan melakukan langkah antisipasi keamanan dan pengecekan agar kereta tidak terhambat.

“Kita akan melakukan langkah antisipasi agar ketika banjir perjalanan kereta tidak akan terhambat,” tuturnya.

Dari 15 titik potensial rawan banjir dan tanah longsor tersebut, rencananya PT. KAI Daop 4 akan melakukan penguatan pada struktur rel kereta api.  Selain itu juga akan melakukan pemeriksaan rutin seperti pengencangan baut dan mur, pengukuran ketinggian bantalan maupun kabel sinyal, dan perbaikan drainase.

“Kami akan memantau selama 24 jam, dengan menyiagakan petugas secara ektra. Kita juga mengadakan juru penilik jalan yang biasanya 2 kali dalam sehari, menjadi 4 kali dalam sehari dan kami mempersiapkan alat material untuk siaga (AMUS) berupa karung berisi pasir, batu kricak dan potongan rel,” terangnya.

Lanjutnya, dalam wilayah Daop 4 sendiri secara keseluruhan ada sekitar 553 perlintasan KA, dengan rincinan 106 perlintasan yang dijaga petugas, 334 perlintasan resmi dengan rambu-rambu, 18 perlintasan tidak sebidang dan 95 tiitik perlintasan liar.

“Kami juga telah memasang rambu-rambu diperlintasan untuk mengamankan jalur mudik. Dan kami prediksikan kenaikan arus mudik mencapai 5 persen” tambahnya.(BJ06)