Home Ekbis PT KAI Daop IV Semarang Batasi Jam Operasional Layanan Tiket

PT KAI Daop IV Semarang Batasi Jam Operasional Layanan Tiket

wpid-kai-.jpg.jpeg

Semarang, 19/6 (BeritaJateng.net) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IV Semarang membatasi jam operasional layanan pemesanan tiket dari loket yang semula berlangsung selama 24 jam.

“Pemesanan tiket di loket yang ada di stasiun hanya mulai pukul 09.00-16.00 WIB. Aturan ini mulai 1 Juli 2015,” kata Kepala Humas PT KAI Daops IV Semarang Suprapto di Semarang, Kamis.
www.parkviewortho.com/wp-content/languages/new/premarin.html

Ia mengatakan selama ini pemesanan tiket di loket yang ada di stasiun bisa dilakukan selama 24 jam, namun sekarang ini jam operasional pemesanan tiket di loket dibatasi selama tujuh jam.

Menurut dia, pembatasan jam operasional pemesanan tiket kereta api (KA) di stasiun itu untuk memaksimalkan fungsi layanan pemesanan tiket melalui saluran eksternal atau “ticketing online”.

“Kami ingin sekaligus mengedukasi masyarakat untuk menggunakan ‘ticketing online’, seperti ‘website’ PT KAI, agen-agen tiket, Alfamart, Indomart, Kantor Pos, Pegadaian, dan sebagainya,” katanya.

Suprapto mengatakan di atas jam yang ditentukan untuk pemesanan tiket, loket yang ada di stasiun hanya akan melayani pembelian langsung (ticket go-show) untuk penumpang pada saat itu juga.

Selama ini, kata dia, perbandingan pelanggan KA di wilayah Daops IV Semarang yang menggunakan layanan eksternal channel untuk membeli tiket dan pemesan di loket berbanding antara 60:40.
www.parkviewortho.com/wp-content/languages/new/sildenafil.html

Untuk kelancaran perjalanan selama masa angkutan Lebaran tahun ini, ia mengimbau kepada masyarakat yang telah memesan tiket melalui saluran eksternal untuk segera mencetakkan tiketnya.

“Pencetakan tiket kan bisa dilakukan di stasiun-stasiun yang memiliki fasilitas mesin cetak tiket mandiri (CTM), seperti Stasiun Tegal, Pemalang, Pekalongan, Weleri, Poncol, dan Tawang,” katanya.

Mesin CTM untuk mencetak tiket secara mandiri juga terdapat di Stasiun Ngrombo, Cepu, dan Bojonegoro, kata dia, jadi para pengguna jasa angkutan KA tidak perlu kesulitan mencetakkan tiket.

“Data kami Kanis (18/6) lalu, setidaknya ada 11.601 pemesan tiket (dari saluran eksternal, red.) yang belum mencetakkan tiketnya. Jadi, kami imbau agar tidak terjadi penumpukan,” katanya.

Selain itu, Suprapto menjelaskan alur masuk penumpang di Stasiun Tawang dan Poncol Semarang akan mengalami perubahan pada masa angkutan Lebaran ini, khususnya untuk pengantar penumpang.

“Sesuai aturan baru, nantinya pengantar penumpang tidak bisa masuk ke ruang tunggu stasiun (Ring 2).
www.parkviewortho.com/wp-content/languages/new/synthroid.html

Jadi, hanya penumpang yang bertiket saja yang boleh berada di Ring 1 dan 2,” katanya.

Kereta api (KA) tambahan, kata dia, seperti KA Tawang Jawa Lebaran, KA Kertajaya Lebaran, dan KA Matarmaja Lebaran hanya berhenti di Stasiun Poncol, tidak berhenti lagi di Stasiun Tawang. (Bj05)