Home Lintas Jateng ‘Provokator’ Perusuh di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap Diamankan

‘Provokator’ Perusuh di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap Diamankan

Cilacap, 10/12 (BeritaJateng.net) – Untuk mengantisipasi segala bentuk ancaman gangguan keamanan di lingkungan Pelindo Tanjung Intan, digelar simulasi pengamanan gabungan. Kegiatan melibatkan para pemegang Statement Of Complay Port Facility (SOCPF) dan ISPS Code (International Ships and Port Facility Security Code) di lingkungan Tanjung Intan Cilacap.

Diantaranya adalah PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Intan, PT. Pertamina Marine Region IV, PT. Pusri Palembang UPP Cilacap, PT. Holcim Indonesia dan PT. Sumber Segara Primadaya.

Simulasi yang wajib dilaksanakan maksimal setiap 18 bulan sekali ini juga dalam upaya dan memperbaharui PFSP atau rancangan keamanan fasilitas pelabuhan.

“Exercise gabungan ini juga menjadi sebuah wadah agar terjalin kerjasama yang baik antar pemegang SOCPF. Sehingga segala perkembangan informasi dapat diketahui bersama” jelas General Manager Tanjung Intan, Fariz Hariyoso, Kamis (10/12).

Dikatakan, simulasi itu diawali dari aktifitas di area Lini I Tanjung Intan Cilacap sebagai tempat kegiatan bongkar muat yang mendadak terjadi kepanikan, lantaran adanya telpon gelap dari pihak yang mengaku akan melakukan sabotase di akses masuk area terminal Comply ISPS Code di Tanjung Intan. Penelpon ini menuntut adanya tunjangan polusi.

Pihak PFSO yang mendapat laporan segera berkoordinasi dengan PFSO-PFSO yang berada disekitarnya. Seluruh tim terkait seperti kepolisian, mobil pemadam kebakaran, dan tim medis langsung disiapkan di pintu masuk, daerah vital sekitar area lini I dan restricted area. Penyisiran segera dilakukan dan menemukan sekelompok masa yang berunjukrasa. Dianggap menjadi provokator, ada sejumlah massa yang diamankan.

Setidaknya ada 146 personil gabungan yang berhasil meredam kekacauan selama 30 menit hingga kondisi kawasan Tanjung Intan kembali kondusif. (BJ33)