Home News Update Progres Pembangunan Jalan Tol Bawen-Boyolali Lamban

Progres Pembangunan Jalan Tol Bawen-Boyolali Lamban

tol

SEMARANG, 8/4 (BeritaJateng.net) – Perkembangan pembangunan jalan tol Bawen – Boyolali yang merupakan rangkaian proyek pembangunan jalan tol Semarang – Solo dinilai lamban. Target pembangunan yang harusnya selesai pada tahun 2016 ini diperkirakan molor.

Gubernur Ganjar Pranowo diminta lebih serius dalam mengawal pembangunan jalan tol tersebut. “Saya melihat gubernur kurang serius soal jalan tol ini. Harusnya bulan Maret kemarin sudah dilakukan pembangunan fisiknya. Tapi sekarang pembebasan lahannya saja belum selesai,” ungkap Anggota Komisi D DPRD Jawa Tengah Mustholih saat dihubungi beritajateng, Rabu (8/4).

Menurut Mustholih, gubernur memiliki kewenangan penuh untuk melakukan upaya agar pelaksanaan pembangunan jalan tol ini bisa berjalan sesuai target. Komisi D DPRD Jawa Tengah mendukung sepenuhnya langkah yang akan diambil gubernur dalam mewujudkan percepatan pembangunan tol ini.

Jalan tol ruas Bawen – Boyolali yang merupakan paket III pembangunan jalur Semarang – Solo merupakan ruas yang sangat penting mengingat jalur Bawen – Boyolali merupakan jalur yang sangat padat dan rawan kecelakaan.

“Migrasi industri ke Jawa Tengah sangat luar biasa dan harus diimbangi dengan infrastruktur jalan yang memadai. Jalan tol ini merupakan satu sarana yang memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi,” jelasnya.

Senada dengan Mustholih, Anggota Komisi D lainnya, Ambar Fathonah juga mendesak agar gubernur segera melakukan percepatan agar pembangunan jalan tol ruas Bawen – Boyolali dapat segera dilaksanakan.

“Kerjasama dengan Pemkab Semarang dan Boyolali harus dilakukan dengan intensif agar bisa mengurai permasalahan yang timbul,” katanya.

Politikus Golkar ini mengatakan, kalau pembebasan lahan itu molor terus, konsekuensinya harga materialnya akan naik, sehingga anggarannya terpaksa harus dihitung ulang, “Begitu juga harga tanah, warga juga akan menaikkan,” pungkasnya. (BJ13)

Advertisements