Home Headline Prihatin Potensi Disintegrasi Cukup Besar, Bamusi Jateng Gelar Halaqah Kebangsaan

Prihatin Potensi Disintegrasi Cukup Besar, Bamusi Jateng Gelar Halaqah Kebangsaan

218
0

SEMARANG, 15/4 (Beritajateng.net) – Potensi Disintegrasi Bangsa cukup besar di Indonesia, kalau tidak diwaspadai potensi ini bisa berkembang lebih besar dan bisa mengakibatkan terancamnya keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sehubungan dengan hal tersebut, Baitul Muslimin Indonesia (BAMUSI) Jateng yang merupakan organisasi sayap PDI Perjuangan, menyelenggarakan Halaqah Kebangsaan yang dilaksanakan di Gedung Panti Marhaen Jl. Brigjend Sudiarto Semarang, Sabtu (14/4).

“Salah satu tujuan dari pelaksanaan Halaqah ini adalah mencetak da’i yang bertoleransi guna menjaga keutuhan NKRI,” ungkap Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.

Ridwan menilai, da’i bisa menjadi salah satu pintu untuk menjaga keutuhan bangsa dari ancaman disintegrasi. Peran serta mereka akan sangat besar lantaran menjadi panutan masyarakat sekitarnya.

“Perlu dilakukan penguatan nilai-nilai agama dan kebangsaan,” katanya.

Lebih lanjut Ridwan menyatakan, penguatan nilai-nilai kebangsaan dan agama sangat penting di tahun-tahun politik seperti saat ini. Alasannya, ada pihak-pihak yang memanfaatkan panasnya suhu politik untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. Ia mencontohkan, banyaknya ujaran kebencian di media sosial, berita-berita hoax, bahkan saling menyalahkan pihak lain dengan dasar agama.

Jika hal itu dibiarkan dan tidak ditangkal maka menurutnya akan sangat membahayakan. “Maka kami minta dai-dai ini nanti juga ikut memberikan siraman rohani yang menyejukkan di masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjutnya, saat ini semua pihak memiliki kewajiban untuk menjaga keutuhan bangsa. Dimulai dari lingkup yang terkecil, keluarga maupun rukun tetangga. Termasuk memberikan pendidikan karakter bagi generasi muda.

Halaqoh kebangsaan tersebut dihadiri sejumlah pimpinan DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah. Diantaranya Wakil Sekretaris Ahmad Ridwan, Wakil Bendahara Dede Indra Permana serta tokoh senior PDIP Soetjipto. Peserta halaqoh adalah perwakilan dari 35 DPC PDIP dan masing-masing mengirimkan tiga orang. Ditambah dai dari masing-masing daerah.

(NK)