Home Headline Pria tak Dikenal Mengamuk di Sekolah, Lukai Guru dan Siswa

Pria tak Dikenal Mengamuk di Sekolah, Lukai Guru dan Siswa

image

Jepara, 10/4(beritajateng.net)- Seorang pria tiba-tiba mengamuk ke dalam lingkungan sekolah MIN (Madrasah Ibtidaiyah Negeri) Bawu, Batealit, Jepara, pada Jum’at (10/4).

Dengan bersenjata sebilah sabit (arit) dan senapan angin, pelaku merangsek masuk ke ruang kelas 1B dan langsung melakukan penyerangan. Seorang murid bernama Baharudin Rohman (6) dan seorang guru Wiwik Arlinsyah (38) menjadi korban dalam kejadian ini.

Kejadian yang berlangsung sekitar jam 08.45 WIB ini menimbulkan ketakutan bagi guru dan murid-murid yang tengah menjalani proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar).

Menurut keterangan Khamid, salah seorang guru, kejadian ini berlangsung sangat cepat, tidak lebih dari 10 menit. Saat itu di kelas 1 tengah diajar oleh Wiwik Arlinsyah. Tiba-tiba secara tidak diduga muncul pelaku masuk ke dalam kelas, dan langsung mendatangi Baharudin Rohman. Tanpa ba bi bu, pelaku kemudian membacok korban.

Wiwik Arlisyah, sebagai guru langsung mencoba melindungi muridnya. Dengan merangkul korban, Wiwik akhirnya justru harus menerima dua kali sabetan sajam pelaku. Kepanikan yang terjadi membuat Rahmat Arief (25), guru Olah Raga langsung masuk ke ruang kelas 1. Melihat Rahmat Arief masuk, pelaku langsung menodongkan senapan anginnya. Selanjutnya Rahmat Arief memilih melindungi murid-muridnya yang lain, dan segera melakukan pertolongan.

“Setelah pak Rahmat masuk, pelaku sempat menodongkan senapan angin yang dibawanya. Pelaku kemudian melarikan diri, kabur dari lingkungan sekolah,”ujar Khamid, Jum’at (10/4).

Laki-laki tak dikenal yang usianya diperkirakan sekitar 30-an tahun tersebut diduga masuk ke lingkungan sekolah tidak melalui gerbang utama yang dijaga petugas keamanan. Begitu pelaku meninggalkan kelas, semua guru langsung fokus melakukan pertolongan. Dua korban langsung dibawa ke Puskesmas Batealit, dilanjutkan ke RSUD Kartini Jepara karena luka-luka pada dua orang ini cukup parah.

Baharudin Rohman mengalami luka pada bagian kepala dan tangan lengan kirinya. Sedangkan Wiwik Arlinsyah mengalami luka-luka pada lengan dan tangan kanannya. Identifikasi pelaku masih terus dilakukan oleh Polres Jepara. Diduga ada seseorang berinisial D, yang merupakan kolega dari Banjar (ayah Baharudin Rohman) menyimpan dendam dan melampiaskan kepada anaknya.

Aipda Rofikoh, Kanit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) di Satreskrim Polres Jepara, menyatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Beberapa saksi sudah dimintai keterangan. Dari keterangan-keterangan tersebut pihaknya akan segera melakukan langkah-langkah selanjutnya.(bj18)